Maluku Tenggara Pamerkan 16 Destinasi Wisata dan UMKM di Makassar

*Goa Hawang Hingga Festival Meti Kei

Maluku Tenggara Pamerkan 16 Destinasi Wisata dan UMKM di Makassar
Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun pada event Maluku Baileo Exhibition (MBE) di Mal Ratu Indah Kota Makassar. (IST/HO)






KABAR.NEWS, Makassar - Potensi pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, turut dipamerkan pada ajang Maluku Baileo Exhibition (MBE) yang digelar di Mal Ratu Indah Kota Makassar, Sulsel, sejak Jumat sampai Minggu (4-6/2/2022).


Destinasi wisata tersebut dipamerkan oleh stand pameran milik Dinas Pariwisata Maluku Tenggara di MBE. Total ada 16 destinasi wisata yang diperlihatkan kepada publik.


Tak hanya destinasi wisata pantai yang indah, Pemda Maluku Tenggara pada event tersebut juga menghadirkan stand UMKM bersama segala produknya yang khas.


Dari 16 destinasi wisata unggulan tersebut, terdapat 5 destinasi prioritas yakni Pantai Ngurbloat, Pantai Ngursarnadan, Pantai Met Bal Sorbay, Goa Hawang dan Pantai Ngurtafur. 

Destinasi wisata Goa Hawang di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. (Instagram/v.pattiasina)


Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun yang hadir pada pameran tersebut mengatakan, salah satu event pariwisata jagoan daerahnya adalah Festival Meti Kei yang digelar setiap tahun.


"Festival Meti Kei ini diadakan setiap tahun dan telah terdafatr di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai agenda nasional," kata Thaher Hanubun dalam keterangan tertulis, Minggu (6/2/2022).


Sementara itu, Kepala Dinas Parawisata Maluku Tenggara Nurjannah Yunus menjelaskan, potensi wisata daerahnya diklafikasikasi dalam empat jenis yakni wisata bahari, wisata alam bahari, wisata kuliner dan wisata religi. 


"Jadi di Maluku Utara itu lengkap potensi wisatanya, dari wisata bahari hingga wisata religi," ungkap dia.


Dia mengaku, sebelum pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan ke Maluku Tenggara cukup banyak. Setiap tahunnya, daerah berjuluk Bumi Kei ini didatangi 10 ribu wisatawan dari dalam dan luar negeri.


Ia pun berharap melalui Festival Meti Kei dan promosi parawisata di media dapat kembali mendongkrak kunjungan wisatawan. "Mudah-mudahan tahun ini kembali banyak wisatawan yang berkunjung," tandas dia.