Makassar Wacanakan Pengadaan BRT Mamminasata yang Dulu Mangkrak

Akan mencakup 4 daerah

Makassar Wacanakan Pengadaan BRT Mamminasata yang Dulu Mangkrak
Armada BRT Mamminasata. (Foto: Internet)






KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintahan Moh. Ramdhan Pomanto di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali mewacanakan pengadaan Bus Rapid Trans (BRT) yang pernah mangkrak. 


Pengoperasian ini digadang-gadang akan menjadi pilot projek bersama 4 daerah yang tergabung dalam wilayah aglomerasi Mamminasata yakni Makassar, Maros, Takalar dan Kabupaten Gowa.


Pengadaan BRT di Makassar sendiri ditargetkan mencakup koridor sepanjang 28,1 Km dengan 43 unit stasiun dan 15 rute. Untuk mobilitas penumpang, ditarget mencapai 80.000 perjalanan per hari. 


Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said mengaku optimis penerapan BRT bisa berbeda jika kajian dan tata kelolanya bisa maksimal.  


"Saya yakin masyarakat beralih ke situ (BRT) kalau dianggap mempermudah, sehingga butuh perencanaan yang baik dengan terkoneksi ini semua moda yang ada," tutur Mario saat dihubungi, Jumat (21/5/2021). 


Dirinya menegaskan persiapan beroperasinya kembali BRT harus dilakukan secara matang. Ia enggan projek BRT yang sebelumnya beroperasi secara tak maksimal, bahkan mangkrak.


"Kemarin-kemarin kan ada program serupa dan tidak berjalan secara baik, sehingga ini perlu dibicarakan. Jangan sampai ini turun, samaji yang lalu, jadi dibicarakan detail supaya bisa dirasakan dan dinikmati, supaya bisa beralih masyarakat," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkot Makassar menggandeng konsultan asal Jerman yakni Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) untuk mengkaji Visibility Studi BRT Mamminasta yang dilakukan sejak Januari hingga Desember 2021. 


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B