Makassar, Maros dan Gowa Penerima Pertama Vaksin Covid-19 

daerah lainnya di Sulsel akan didistribusikan paling lambat awal Februari 

Makassar, Maros dan Gowa Penerima Pertama Vaksin Covid-19 
Tempat penyimpanan vaksin yang dijaga ketat oleh aparat.(Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar-- Ketua Tim Vaksin Covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Dr Nurul mengaku telah melakukan pendistribusian vaksin Covid-19 lengkap dengan cold box-nya pada tiga kabupaten kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini, Selasa (12/1/2021)

"Kita distibusikan setelah adanya EUA (Emergency Use Authorization) dari balai BPOM pusat, jadi kita distribusikan ketiga Kabupaten Kota yang dilakukan pada fase pertama ini jadi 3 kabupaten kota itu adalah Makassar, Maros dan Gowa," kata Dr Nurul saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via telepon.

"Tadi kita sudah distribusikan untuk tahap pertama nanti sisanya di atur lagi selanjutnya," sambungnya.Dr Nurul mengungkapkan bahwa ketiga kabupaten kota yang menjadi penerima vaksin tahap pertama ini masing-masing mendapat jatah sebanyak 3000 dan 4000 vial. 

"Jadi yang sudah terdistribusi tadi, hari ini sudah selesai adalah Kabupaten Maros 3000 vial kemudian Makassar ada 3000 vial juga sementara Kabupaten Gowa 4000 vial.Jadi sisa jatahnya kabupaten kota tersebut akan kami kirimkan tapi itu terbatas juga, bertahap karena tergantung dari kemampuan tempat vaksin mereka,"  ungkapnya. 

Sedangkan untuk daerah lainnya di Sulsel, kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel ini jatah vaksinnya akan didistribusikan paling lambat awal Februari 

"Di luar dari 3 Kabupaten Kota ini (Maros, Makassar ,Gowa) nanti akhir Januari atau awal Februari baru kami kirim atau distibusikan kembali kesemua Kabupaten Kota," tuturnya.

Saat ditanya tekait adanya penambahan vaksin ditiap daerah. Ia mengaku akan melihat perkembangan yang terjadi pada tiap daerah. Sebab jatah vaksin tiap daerah sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan.

"Kalau sesuai jatah yang diberikan Kementrian Kesehatan untuk provinsi dan sudah diatur berapa distibusi ke masing-masing daerah itu juga sudah diperhitungkan dengan jumlah tenaga kesehatan dan SDMK sesuai dengan inputan mereka di Masing-masing Kabupaten Kota.

Nanti itu kita akan atur ulang kembali setelah melihat hasil pelakasaannya nanti sampai selesai (Vaksin)," tandasnya.Diketahui, Provinsi Sulsel mendapat jatah sebanyak 66.640 unit vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat dan akan dibagikan di 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Semantara, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, mengatakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga telah mengusulkan penambahan rumah sakit untuk pelaksanaan vaksinasi di Kota Makassar. Dimana sebelumnya pihak Kemenkes hanya menunjuk rumah sakit TNI-Polri.

"Kami usulkan rumah sakit provinsi juga. Sementara proses hari ini. Kita ajukan enam rumah sakit, lebih banyak lebih bagus, supaya tidak berkerumun. Itu tujuannya," jelasnya.Ichsan juga menjadi salah satu orang yang akan melakukan vaksinasi.

"Insyaallah (saya) sudah masuk daftar. Ini pimpinan publik divaksin pertama kali. Bukan persoalan berani tidak berani. Ini adalah persoalan kita sama-sama terlibat dalam vaksinasi ini. Inikan sudah melewati uji klinis. Jadi sekali lagi, vaksinasi untuk tenaga kesehatan, bukan uji coba. Ini untuk melindungi tenaga kesehatan yang merupakan kelompok yang paling beresiko dalam penyebaran virus ini," paparnya.

Penulis : Darsil Yahya/A