Makassar Kekurangan Nakes untuk Tes Swab Pengunjung Warkop

Diakui Moh. Ramdhan Pomanto

Makassar Kekurangan Nakes untuk Tes Swab Pengunjung Warkop
Dua tenaga kesehatan berswafoto saat peluncuran Tim Detektor Makassar Recover di Lapangan Karebosi. (KABARNEWS/Irvan Abdullah)












KABAR.NEWS, Makassar - Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto mengaku pihaknya saat ini sedang menyiapkan program Tes Swab Antigen yang akan menyasar pengunjung di Warung Kopi (Warkop). 


Rencana ini dicanangkan lantaran Warkop dianggap salah satu tempat yang sering mengundang keramaian dan bisa menciptakan klaster penyebaran Covid-19. Namun, rencana tersebut terkendala jumlah tenaga kesehatan (Nakes). 


"Rencana sesegera mungkin. Ini lagi dipersiapkan karena kita terus terang kekurangan analis," tutur Danny di Anjungan Losari, Makassar, Minggu (15/8/2021). 


Olehnya itu, Danny memaparkan jika saat ini pihaknya tengah fokus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa ditraining untuk melakukan swab. Nakes yang ada di Kota Makassar  sudah memiliki banyak tugas.


"Kita lagi mengadakan ada 306 yang bisa swab, training swab dan kita kekurangan itu. Karena dia tongmi vaksinator dia tong mi swab, dia tongmi covid hunter. Dia tongmi juga home Care. Kasihan," katanya.


Saat ini, Pemkot Makassar mendapatkan SDM untuk tes swab yang diback-up oleh anggota TNI-Polri. Danny mengatakan, pihaknya masih membutuhkan sebanyak 150 orang nakes agar bisa secara maksimal menjalankan program tersebut. 


"Saya lagi mendapat tambahan. Saya mendapat tambahan 200 TNI dan polri dan ini sudah lumayan," imbuhnya.

 
"Terus saya sekarang minta tambahan nakes ada 306. Ini baru hampir 150 sudah oke. Itu kita coba mendapatkan lagi 150 yang lain," tandas Danny.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B