Mahfud MD sebut Mal Pelayanan Publik di Sulsel Jadi Momen Revolusi Birokrasi

- Mahfud meresmikan MPP empat daerah didampingi Sekprov Abdul Hayat

Mahfud MD sebut Mal Pelayanan Publik di Sulsel Jadi Momen Revolusi Birokrasi
Plt Menpan-RB Mahfud MD (ketiga kiri) menerima cinderamata dari Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani pada peresmian Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Maros. (IST/HMS)






KABAR.NEWS, Makassar - Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Mahfud MD, menyebut peresmian serentak Mal Pelayanan Publik (MPP) milik empat daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan momentum mewujudkan revolusi birokrasi.


Hal itu disampaikan Mahfud saat meresmikan secara langsung MPP Kabupaten Maros di Maros, Jumat (19/8/2022). Mahfud juga meresmikan secara virtual MPP Kota Parepare, Kabupaten Bantaeng dan Pinrang.


"Kami dari Menpan RB memberikan apresiasi kepada seluruh kabupaten kota yang tergabung dalam kegiatan ini. Semoga MPP ini dapat dimanfaatkan sebagai pelayanan dan dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Mahfud MD dikutip dari laman Pemprov Sulsel, Sabtu (20/8/2022).


"Bentuk kolaborasi yang positif bagi daerah lain, ini juga menjadi bagian yang dalam menghadapi sebuah kepastian dalam bentuk pelayanan," tambah Mahfud.


Lebih lanjut Mahfud MD menjelaskan, program ini merupakan upaya untuk membangun Indonesia dalam bentuk pelayanan. Apalagi arah Indonesia saat ini pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat, untuk kemajuan Indonesia. 


"Jadi harus ada revolusi untuk menghindari korupsi dan birokrasi yang bertele-tele," jelasnya. 


Di tempat yang sama, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, menjelaskan, kehadiran MPP ini merupakan sebuah revolusi bagi birokrasi untuk menciptakan pelayanan yang ramah, nyaman, cepat dan murah kepada masyarakat. 


"Ucapan terima kasih dari Pemprov Sulsel kami sampaikan kepada Bapak Menpan RB yang juga Menko Polhukam," kata Abdul Hayat dalam sambutannya, di depan Gedung MPP Maros.


Menurut Abdul Hayat, masyarakat harus merasakan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendekatkan dan mempermudah pelayanan. 


"Saya kira ini untuk mendekatkan masyarakat dengan pelayanan. Harusnya MPP ini menjadi pelayan masyarakat, bagaimana formulirnya diantar langsung ke depan rumah masyarakat, lebih-lebih untuk pelaku usaha dan para investor. Kenyamanan dalam pelayanan adalah cita-cita birokrasi," tandas Hayat.