Mahasiswa KKN Unhas Positif Covid-19, Iksan Tepis Jeneponto Kecolongan

Telah dipulangkan

Mahasiswa KKN Unhas Positif Covid-19, Iksan Tepis Jeneponto Kecolongan
Bupati Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Iksan Iskandar menepis jika pihaknya kecolongan sehingga 60 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) positif Covid-19.


"Tidak ada yang kecolongan," ujarnya kepada KABAR.NEWS di kantor Bupati, Senin (5/7/2021).


Iksan menjelaskan, bahwa salah satu persyaratan 800 mahasiswa Unhas hendak melakukan KKN ke Butta Turatea ini yakni, harus menunjukkan surat keterangan hasil swab. 


"Karena syaratnya masuk itu KKN harus sudah swab. Ada swabnya semua. Tetapi setelah di sini kurang - lebih satu minggu, mereka beraktivitas pulang balik ke Jeneponto-Makassar dan ke mana- mana mungkin selama itu terkonfirmasi positif. Jadi tidak ada kecolongan," kata Iksan.


Kendati demikian, Iksan mengaku tak melakukan pemeriksaan ulang kepada mahasiswa tersebut.

"Tidak karena kita sudah terima hasil pemeriksaanya di sana. Jadi syarat kita semua sudah swab masuk di Jeneponto," pungkasnya.


Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto, menyebut bahwa mahasiswa KKN Unhas terkonfirmasi positif corona sebanyak 5 orang. Namun dari hasil peluncuran kontak dan tes massal yang dilakukan, diketahui ada 60 mahasiswa yang terpapar Covid-19.


Meski ada 60 mahasiswa KKN yang positif Covid-19, Pemkab Jeneponto dan Unhas memutuskan menarik semua mahasiswa dari lokasi KKN yang tersebar di semua kecamatan.


Penulis: Akbar Razak/B