Mahasiswa akan Demoi Jokowi, Desak Lunasi Pembebasan Lahan Bendungan Karalloe

Klaim pembebasan lahan Bendungan Karalloe belum lunas

Mahasiswa akan Demoi Jokowi, Desak Lunasi Pembebasan Lahan Bendungan Karalloe
Ketua Faksi Dhedy (kiri) menyerahkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa kepada polisi. (IST/HO)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Sejumlah kelompok mahasiswa di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Selasa (23/11/2021) bakal menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan aksi unjuk rasa.


Jokowi dijadwalkan berada di Butta Turatea untuk meresmikan proyek Bendungan Karalloe. Salah satu kelompok mahasiswa yang akan mendemoi mantan Gubernur DKI Jakarta itu adalah Front Aktivis Mahasiswa Indonesia (Faksi).


Massa Faksi akan menyambut Jokowi dengan aksi demonstrasi di simpang tiga jembatan Belokallong. Tempat itu tak jauh dari lokasi mendaratnya helikopter Jokowi di Stadion Mini Turatea. (Baca juga: Habiskan Rp1,2 triliun, Bendungan Karalloe Gowa Siap Menampung Air)


"Tolak kedatangan Jokowi. Kami demo pas di jembatan," ujar Ketua Faksi, Dhedy, kepada KABAR.NEWS via telepon di Jeneponto, Minggu (21/11/2021). Dhedy telah menyerahkan surat pemberitahuan untuk menggelar aksi unjuk rasa kepada Polres Jeneponto. 


Dia menjelaskan, pihaknya menuntut pemerintah untuk membayarkan atau melunasi uang pembebasan lahan proyek Bendungan Karalloe. Kata dia, banyak pemilik tanah yang belum mendapat uang pembebasan lahan.


"Banyak lahan yang belum dibayarkan. Tanah masyarakat yang di Karalloe belum dibayarkan langsung ke pemiliknya," ungkapnya. (Baca juga: Pasar Malam di Jeneponto Dibongkar Jelang Kedatangan Jokowi)


Dhedy mengklaim, ada beberapa hektare lahan Bendungan Karalloe yang belum dibayar oleh pemerintah. Menurutnya, duit dari hasil pembebasan lahan itu tak sampai ke tangan pemiliknya.


"Tidak sampai ke pemilik tanah, masih beberapa hektar itu," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B