Lonjakan Drastis Pemudik, Danny Pomanto Peringatkan Potensi Kasus Covid

Danny Pomanto menilai apa yang terjadi di India bisa juga terjadi di Indonesia, khususnya Sulsel.

Lonjakan Drastis Pemudik, Danny Pomanto Peringatkan Potensi Kasus Covid
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto usai rapat paripurna di DPRD Makassar. (Foto: Humas Pemkot Makassar)












KABAR NEWS, Makassar - Jelang pembatasan mudik berlaku mulai besok, Kamis (6/5/2021) justru terjadi lonjakan pemudik pada hari ini. Bahkan terpantau di beberapa Terminal di kota Makassar ramai dikunjungi pemudik ke luar kota Makassar. 


Merespon hal ini, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto memberi peringatan potensi bahaya mudik terhadap penularan Covid-19. 


"Saya berharap, mudik itu sangat berbahaya sebagai transmisi penularan Covid," tuturnya di Kantor DPRD Kota Makassar, Rabu (5/5/2021). 


Danny bahkan memaparkan lonjakan kasus di India bisa sama bahayanya dengan lonjakan kasus mudik tahun ini. Ia mengatakan peningkatan kasus Covid-19 di India setelah adanya acara keagamaan Kumela yang dihadiri 5 juta orang.


"Itu penyebab meledaknya kasus di sana. Sedangkan orang mudik ini, yang datang, yang dikunjungi, atau yang terlibat itu lebih 80 juta. Begitu estimasi yang saya dapat," ujarnya


Dirinya mengawatirkan jika potensi penyebaran Covid-19 yang terjadi akibat mudik bahkan lebih banyak dari penyebab kasus lonjakan di India.

"Jadi yang mudik ini, bersama orang yang dikunjungi dan terlibat dalam mudik ini, itu lebih banyak dari Kummela," tukasnya


Menurut Danny, seharusnya masyarakat punya kesadaran tentang kondisi penyebaran Covid-19 yang terjadi saat ini. Bahkan dirinya menyarakan mudik virtual jika hanya ingin bersilaturahmi bersama keluarga. 


"Jadi harus dengan kesadaran tinggi, kalau mau silaturahmi kan bisa virtual. Kalau soal kue-kue, suruhmi kirim, tidak ada ji bedanya, semua bisa selesai. Sah ji juga bermaaf-maafan lewat virtual," ucapnya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B