Longsor di Poros Palopo - Toraja: Mobil Tak Bisa Lewat, Alat Berat Dibutuhkan!

Terjadi di KM 11 Battang, Palopo, sejak Minggu malam

Longsor di Poros Palopo - Toraja: Mobil Tak Bisa Lewat, Alat Berat Dibutuhkan!
Kondisi tanah longsor di Kilometer 11, Kecamatan Battang, Kota Palopo, Senin (8/11/2021). Ruas ini merupakan penghubung utama lalu lintas Kota Palopo - Toraja Utara. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)






KABAR.NEWS, Palopo - Guyuran hujan deras mengakibatkan tanah longsor terjadi di Kilometer 11, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sejak Minggu malam (7/11/2021).


Longsor tersebut mengakibatkan jalur utama penghubung Kabupaten Toraja Utara dengan Kota Palopo ini, belum bisa dilalui mobil. Arus lalu lintas atau kendaraan roda empat lumpuh total.


Pantauan KABAR.NEWS pada Senin (8/11/2021) pukul 06.00 WITA, terlihat tanah longsor terjadi pada beberapa titik. Amblasan tebing pegunungan terpantau mulai Km 9 sampai 10 Kecamatan Battang.

Ada belasan tiang lampu dan listrik PLN tumbang yang mengakibatkan listrik padam di rumah-rumah penduduk sekitar. 


Lokasi longsor terparah terletak di tebing setelah kantor Lurah Battang dari arah Palopo. Di sini, material longsor tanah berwarna merah menutup full ruas jalan yang lebarnya kurang-lebih 4 meter. 


Agar kendaraan roda dua bisa melintas, warga sekitar menggunakan alat seadanya untuk menyingkirkan pohong tumbang yang menutup ruas jalan. 


Saat KABAR.NEWS di lokasi hingga pukul 07.30 WITA, belum terlihat aparat pemerintah untuk mengevakuasi material tanah longsor, begitu juga alat berat yang dibutuhkan.


Sementara, kendaraan roda empat dan mobil truk terlihat mengular dari arah Toraja ke Palopo dan juga sebaliknya. Seorang pengguna jalan bernama Muchlis Balantja mengaku sejak Minggu malam tertahan di lokasi longsor Battang.


"Kita dari arah Toraja mau ke Palopo, sejak tadi malam di sini tertahan karena longsor," ujar Muchlis.