Skip to main content

Legalitas Persebaya Surabaya Dipertanyakan BOPI, Chairul : Legalitas yang Mana?

Persebaya
Persebaya Surabaya.(INT)


KABAR.NEWS, Jakarta - Jeang pelaksanaan Piala Presiden 2018, sejumlah klub ternyata masih memiliki kendalan legalitas, khususnya bagi klub promosi yakni Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang. 


Hal tersebut diungkapkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang menyebut dari 20 klub yang akan berlaga di Piala Presiden 2018, terdapat lima klub yakni Persebaya, PSMS Medan, PSIS Semarang, Martapura FC, dan PSPS Pekanbaru yang dipertanyakan legalitasnya. 


Menanggapi hal tersebut, Manajer Persebaya Surabaya, Chairul Basalamah mempertanyakan legalitas yang mana yang dipertanyakan oleh BOPI. Menurutnya, Persebaya sebagai jawara Liga 2 Indonesia sudah memenuhi syarat dan mempunyai legalitas. 


"Tidak masalah kalau memang dipertanyakan, tapi kan yang kami pertanyakan itu legalitas yang apa, yang mana? Nah itu harus jelas. Kami pada dasarnya tidak ada yang menutup-nutupi dan legalitas bentuk apa yang dipertanyakan," tanyanya dikutip dari detikcom, Sabtu (13/1/2018). 


Ia pun tak mempermasalahkan pihak BOPI yang mempertanyakan legalitas Persebaya Surabaya. 


"Pada dasarnya tidak ada yang kami langgar, karena kami mendukung regulasi seperti apa yang dibuat. Kalau memang seperti itu, dia (BOPI) bersurat ke PSSI dan kami dipanggil ya tidak masalah. Soalnya sampai kemarin kami masih ikut manager meeting dan sebagainya tidak ada masalah."


"Kami juga bingung kalau masih disebut bermasalah. Kami sampai hari ini masih memenuhi kewajiban, bahkan ketika di Liga 2 kemarin mungkin kami satu-satunya klub yang rajin melampirkan semua hal yang diminta, termasuk gaji. Saya yakin kalau buka-bukaan mungkin klub lain nggak ada,"pungkasnya.