Layanan PJU Parepare masuk 10 Besar Lomba Inovasi tahun 2021

Program Siap Menanti

Layanan PJU Parepare masuk 10 Besar Lomba Inovasi tahun 2021
Poster digital layanan Siap Menanti oleh PJU Kota Parepare. (IST)






KABA.NEWS, Parepare -  Pemerintah Kota Parepare menggelar lomba inovasi tahun 2021, yang dipusatkan di Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) Kajian Managemen Pemerintahan (KMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN), Makassar.


24 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah kota Parepare ikut berkompetisi dalam lomba tersebut.  Inovasi dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Penerangan Jalan Umum (UPTD PJU) berhasil masuk 10 besar dalam ajang itu melalui program SIAP MENANTI.


Kepala UPTD PJU Parepare, Burhanuddin menyatakan bangga atas penilaian positif dari pihak LAN tersebut.


"Kami tentu bangga dengan terpilihnya inovasi layanan kami masuk 10 besar. Semua itu tidak lepas atas bimbingan dari bapak Wali Kota Parepare," ucap Burhanuddin. (29/10/2021).


Burhanuddin mengungkapkan, tim penguji dari LAN sudah turun melakukan verifikasi lapangan. Verifikasi lapangan, kata dia, dilakukan oleh tim dari LAN setelah UPT PJU memaparkan sejumlah inovasi layanan yang menjadi andalan instansi teknis yang ia pimpin.


"Kita memaparkan tentang inovasi kami didepan tim penilai dari LAN di Makassar. Kami presentasi inovasi layanan kami. Inovasi yang kami lahirkan itu dalam rangka peningkatkan pelayanan publik dan sebagai bentuk peningkatan efektifitas kinerja," paparnya.


UPTD PJU, lanjut Burhanuddin, selama ini berakselarasi dalam inovasi dengan menerapkan sebuah sistem aplikasi berbasis web dan pelayanan digital dengan nama “SIAP MENANTI“ (Sistem Aplikasi Media PelayaNAN dan informasi).


"Inovasi itu kita sudah terapkan sejak Maret 2021 lalu. Itu untuk mendukung inovasi UPTD PJU sebelumnya yakni TP – IDENTIK (Tim Pemantau IDENtifikasi pertiTIK) dan untuk mempermudah pelaporan pengelolaan data pengaduan," jelasnya.


"Keunggulan inovasi kami ini yaitu tidak mengeluarkan biaya. Berbeda dengan inovasi yang menggunakan aplikasi Play Store itu ada biayanya," tandas Burhanuddin.


Penulis: Arsyad/C