Lawan Corona, Wanita Persatuan Pembangunan Gowa Vaksinasi Ibu-ibu

Persiapan sebelum Muscab PPP Gowa

Lawan Corona, Wanita Persatuan Pembangunan Gowa Vaksinasi Ibu-ibu
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di kediaman Ketua DPRD Gowa oleh WPP Gowa. (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Gowa - Pengurus Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ikut terlibat dalam menekan penularan Virus Corona. Caranya, organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menggelar vaksinasi Covid-19.


Vaksinasi Covid-19 ini berlangsung di rumah jabatan Ketua DPRD Gowa, Rafiuddin Raping yang juga kediaman Ketua WPP Gowa, Hafsah Rafiuddin, Sabtu (31/7/2021). Peserta penerima vaksin diutamakan terhadap kelompok rentan, khususnya ibu-ibu.


Hafsah Rafiuddin mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen WPP dalam memutus penularan Covid-19. Menurutnya, vaksinasi adalah ikhtiar terbaik mengakhiri pandemi mematikan ini.


"Apa yang kita lakukan ini merupakan kesadaran bersama bahwa Covid-19 itu berbahaya. Dan vaksin satu-satunya langkah efektif dalam menekan laju penularan," kata Hafsah dalam keterangan tertulis.


Kegiatan vaksinasi Covid-19 oleh WPP diapresiasi Ketua DPC PPP Gowa, Nursyam Amin. Bagi Nursyam, kelompok perempuan Partai Berlambang Kakbah menunjukkan dirinya mampu turun tangan melawan Covid-19.


Nursyam juga menegaskan rangkain vaksinasi Covid-19 yang digelar PPP Gowa sebagai salah satu persiapan menghadapi Musyawarah Cabang VIII Gowa.


"Kegiatan vaksin ini kami utamakan kepada pengurus dalam rangka pelaksanaan Musyarawah Cabang VIII PPP Gowa, nantinya seluruh peserta Muscab yang bisa hadir di lokasi kegiatan yang telah melakukan vaksin," kata Nursyam.


Selain itu, Nursyam menandaskan bahwa pada setiap pekan di bulan Agustus 2021, PPP Gowa mulai rutin melakukan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum dan simpatisan partai pemenang Pemilu di Butta Gowa.


"Setiap minggu di bulan Agustus PPP rutin melaksanakan vaksin. Ini komitmen kita memutus penularan Covid-19 dan sekaligus membantu pemerintah menangani wabah," tandas dia.