Laporkan Kasus Pencurian, Warga Jeneponto Disuruh Polisi "Saling Pengertian"

* Duit itu raib saat disimpan dalam bagasi motor

Laporkan Kasus Pencurian, Warga Jeneponto Disuruh Polisi "Saling Pengertian"
Ilustrasi pencurian pada kendaraan bermotor. (iStockphoto)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Aksi pencurian dengan menyasar isi bagasi sepeda motor baru-baru ini terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Korbannya adalah warga Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea bernama Asyuni.


Uang Asyuni sebanyak Rp15 juta hilang digasak pencuri saat memarkir motornya di sebuah klinik Jalan Bapertarum, Empoang, Jeneponto pada Kamis (22/12/2022).


Duit sebanyak itu disimpan Asyuni di dalam bagasi motor untuk menebus emas yang digadai. Ia menyadari uangnya dicuri saat kembali rumah. Kejadian ini pun dilaporkan ke polisi setempat.


Saat melapor ke polisi, Asyuni mengaku telah menyampaikan ciri-ciri terduga pelaku yang menggasak isi bagasi motornya. Ia mengaku kecewa karena aparat hukum hanya meminta perempuan 29 tahun tersebut untuk "saling pengertian".


"Sudah semua pak, tapi itulah bahasanya polisi 'saling pengertian'. Saya melihat itu si pencuri, coba tidak pakai masker saya tandai orangnya," kata Asyuni kepada KABAR.NEWS di Jeneponto, Jumat (23/12/2022).


Asyuni mengetahui ciri-ciri pelaku berdasarkan rekaman kamera CCTV klinik. Dia menyebut terduga pelaku mengendarai motor Yamaha Fino. 


Menurut Asyuni, postur tubuh terduga pelaku tinggi kurus. Ia berharap pencuri yang mengambil uang Rp15 juta dari bagasi motor segera ditangkap. Polres Jeneponto belum memberi keterangan terkait laporan Asyuni.


"Saya pastikan jok (bagasi) motor saya terkunci semua. Habis ambil nomor antrian sekitar 3 menit. Cuma kemarin kesalahan saya itu, pas keluar di klinik Al Fatih, kulupa buka jok motor karenakan diatasnya uangku jaket, makanya saya pastikan aman," kata Asyuni.


Asyuni menandaskan bahwa uang Rp15 juta yang disimpan dalam jok merupakan hasil menjual pulsa di konter yang baru dirintis. 

Penulis: Akbar Razak/B