Skip to main content

Lapor ke Bareskrim, Hanura Ambhara Tuding Kubu OSO Gelapkan Dana Partai Rp 200 M

Hanura
Tim hukum Hanura kubu Ambhara, Adi Warman.(INT)


KABAR.NEWS, Jakarta - Polemik kepengurusan di tubuh Partai Hanura antara kubu Ambhara dengan kubu Oesman Sapta Oddang (OSO) semakin meruncing. 


Bahkan Hanura kubu Ambhara melaporkan OSO ke Bareskrim Polri karena menuding telah menggelapkan dana partisipasi partai Hanura senilai Rp200 miliar. 


Tim pengacara Hanura kubu Ambhara, Adi Warman menilai kubu OSO telah menyalahgunakan wewenang. 

 

"Hari ini kami datang melaporkan Ketua Umum Partai Hanura OSO karena diduga melakukan dugaan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dan penggelapan dalam jabatan terhadap keuangan (dana) partisipasi partai," kata Adi dikutip dari detikcom.


Adi menyebut pelaporan terhadap OSO merupakan kuasa dari Wakil Bendahara Umum Partai Hanura Beni Pranato dan dua Ketua DPP Hanura lainnya. 


Baca juga : 

Beni adalah kader yang diperintah oleh OSO untuk mentransfer sejumlah dana partai ke OSO Securities.


"Yang melaporkan ini adalah Wakil Bendahara Umum dan dua ketua DPP,"ungkapnya.


Menurut Adi, OSO telah memerintahkan dana partisipasi itu ditransfer sejak Agustus 2017 dan dieksekusi pada Oktober 2017. Padahal tidak ada kontrak politik antara Hanura dan OSO Securities. Adi menampik bila disebut dana partisipasi itu berkaitan dengan mahar Pilkada 2018. 


"Dana partisipasi partai yang digelapkan tidak ada kaitan dengan mahar politik," ujar Adi.


Dalam pelaporan, Adi mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti dugaan pidana yang dilakukan OSO. Bukti itu berupa bukti transfer ke rekening OSO dan sejumlah peraturan serta anggaran dasar rumah tangga Partai Hanura.