Lantik Baznas Parepare, Taufan Pawe Imbau ASN Bayar Pajak Profesi

* Minta OPD segera sampaikan imbauan

Lantik Baznas Parepare, Taufan Pawe Imbau ASN Bayar Pajak Profesi






KABAR.NEWS, Parepare - Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Taufan Pawe melantik dan mengukuhkan Pimpinan Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare, yang digelar di Auditorium BJ Habibie Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Rabu (5/10/2022).


Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua TP PKK Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, Perwakilan dari Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Baznas Sulsel, dan sejumlah tokoh agama dan organisasi keagamaan di Kota Parepare.


Dalam arahannya, Taufan Pawe, merespons baik program Baznas Pusat untuk menghadirkan penyaluran zakat profesi bagi pekerja yang ada di Parepare, termasuk didalamnya pejabat dan ASN lingkup Kota Parepare.


"Saya pikir ini sesuatu yang bagus untuk ditindak lanjuti, karena memang pendapatan ASN kita saat ini itu sudah luar biasa besar, maka kemudian perlu untuk ditindak lanjuti dan ini sebuah niat yang baik," katanya.


Taufan juga menekankan, kepada Kepala BKPSDMD Kota Parepare untuk segera menindaklanjuti hal tersebut, dengan melakukan edaran kepada seluruh ASN.


"Ini khususnya Dinas Pendidikan karena tidak sedikit ASN kita itu termasuk juga didalamnya adalah para guru-guru itu hampir dua ribu orang, maka ini yang perlu untuk kita sosialisasikan kepada mereka, apalagi Guru ini tidak sedikit mereka terima dari tunjangan-tunjangan yang melekat bagi mereka," ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini.


Taufan menjelaskan, jika dirinya bisa saja mengeluarkan maklumat perintah untuk membayar zakat profesi dan bahkan bisa dipotong zakatnya terlebih dahulu sebelum gaji ASN dibayarkan.


"Saya pikir karena ini ada Peraturan Presiden maka kemudian saya sebagai Pemerintah Daerah bisa memberikan ketegasan dan bahkan bisa memerintahkan Kaban Keuangan untuk melakukan pemaksaan pembayaran zakat Profesi, tapi saya fikir itu dilakukan jika memang tidak ada jalan lain, yang terpenting sekarang kita uji kesadaran mereka terlebih dahulu," tegas eks pengacara ternama ini.


Dirinya mengatakan, berbagai program kerja yang dipaparkan Baznas tadi termasuk bantuan rumah. Hal itu katanya telah dijalankan melalui Program Bantuan Bedah rumah dan Rumah impian.


"Hanya saja memang ada beberapa warga yang secara kepemilikan bukan atas nama dirinya tanah tersebut, sehingga ini yang menjadi kendala buat kami, tapi yang tanahnya atas nama mereka itu kita telah bantu bedah rumah ini," jelas Doktor Hukum Unhas ini.


Penulis: Arsyad/C