Skip to main content

Kronologi hingga Motif Pelaku Penganiayaan di Pulau Sembilan Sinjai

kabar.news
Pelaku saat diamankan dan dijemput oleh Polisi. (IST)

 

 

KABAR.NEWS, SINJAI - Lama Bin Doda (65) warga dusun Kanalo 1, desa Pulau Persatuan, kecamatan Pulau 9, kabupaten Sinjai masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.

 

Lama Bin Dado dirawat di RSUD Sinjai lantaran telah dianiaya oleh tetangganya sendiri Faidul Bin Firdaus (25) dengan menggunakan Kapak dan Parang pada hari Jumat (22/5/2020) siang kemarin.

 

Kepada KABAR.NEWS, Kapolsek Pulau Sembilan, Ipda Sasmito menjelaskan bahwa setelah dilakukan interogasi kepada Pelaku, motifnya diduga karena ketersinggungan dengan ucapan Korban.

 

"Dari pengakuan Pelaku, si Korban ini pernah mengatakan kepada pelaku bahwa pelaku bukanlah anak kandung dari bapak si Pelaku, sehingga pelaku merasa tersinggung dan marah," katanya, Sabtu (23/5/2020).

 

Karena dengan ucapan korban tersebut kata Sasmito, kemudian pelaku mencari korban dengan membawa Parang. Dalam perjalanan pelaku singgah di rumah salah satu warga dan mengambil Kapak yang tersimpan di bawah kolong rumah lalu melanjutkan perjalanan untuk mencari korban.

 

"Pelaku menemukan korban di dekat kuburan dan menyampaikan agar menarik ucapannya kembali yaitu bahwa pelaku bukan anak kandung dari bapaknya. Namun si korban hanya mengangguk sehingga pelaku langsung mengayungkan kapak yang digenggamnya ke korban sebanyak 4 kali," ungkapnya.

 

Lanjut mantan Kasubag Humas Polres Sinjai ini, pertama korban terkena Kapak pada kepala bagian samping sebelah kanan namun korban melakukan perlawanan dengan mengambil batu dan pelaku menganiaya kembali mengenai kepala belakang sebelah kiri, yang ketiga mengenai dahi sebelah kanan serta yang ke empat pelaku sempat menangkisnya menggunakan kedua tangannya sehingga mengakibatkan siku dan pergelangan tangan kiri mengalami luka terbuka.

 

"Setelah pelaku menganiaya menggunakan Kapak, pelaku kembali menganiaya korban dengan memakai Parang mengenai tulang rusuk sebelah kiri serta dahi sebelah kiri," ujarnya.

 

"Usai melakukan penganiayaan, pelaku lari ke Masjid untuk menyembunyikan Parang dan Kapak yang ia gunakan untuk menganiaya namun dihadang dan diamankan oleh warga sekitar," lanjut Sasmito.

 

 

  • Penulis: Syarif Thatang/B

 

 

Flower

 

loading...