KPU: Warga Makassar Bisa Bawa e-KTP atau Suket untuk Mencoblos di TPS

Jika tak dapat undangan memilih

KPU: Warga Makassar Bisa Bawa e-KTP atau Suket untuk Mencoblos di TPS
Simulasi pemungutan suara di TPS Pilkada 2020. (Ilustrasi/KABAR.NEWS/IRVAN ABDULLAH)












KABAR.NEWS, Makassar - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Endang Sari mengatakan, warga Makassar yang belum memiliki atau mendapatkan undangan untuk mencoblos pada hari pemilihan Wali Kota Makassar, Rabu, 9 Desember 2020, bisa membawa KTP-Elektronik (e-KTP) atau Surat keterangan (Suket) ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).


"Jadi memang kalau belum mendapatkan cek pemberitahuan, selama pemilih tersebut memiliki KTP Elektronik Makassar atau surat keterangan sudah melakukan perekaman, maka itu sudah bisa menggunakan hak pilihnya," kata Endang Sari kepada awak media, Senin (7/12/2020).


Namun, Endang Sari menyatakan, e-KTP atau suket tersebut terlebih dahulu harus divalidasi data oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).


"Jadi ketika datang ke TPS nanti sisa memperlihatkan e-KTP atau suketnya maka KPPS akan memastikan apakah nama yang bersangkutan tersebut ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT)," ucapnya. 


"Bila ada, maka bisa memilih pada saat itu juga. Tapi bila ternyata namanya tidak ada di dalam DPT maka langkahnya adalah kita bisa menggunakan hak pilih. Tetapi nanti digunakan di pukul 12.00 sampai dengan pukul 1 siang (13.00 Wita)" sambungnya. 


Olehnya itu, Endang Sari mengimbau agar masyarakat Kota Makassar tidak usah berkecil hati tidak bisa memilih. Sebab, semua warga Kota Makassar punya hak memilih namun tentunya wajib membawa dan memeperlihatkan identitas diri ke TPS di wilayahnya.


"Jadi tidak usah khawatir bila cek pemberitahuan tidak sampai, semua (warga) silahkan datang ke TPS pakai e-KTP Makassar atau keterangan sudah melakukan perekaman (e-KTP)" tandasnya.


KPU juga memastikan tak akan ada proses rapid test maupun tes swab Covid-19 di TPS. Penyelenggara hanya mewajibkan setiap pemilih datang memakai masker.


Diketahui, jumlah rekapitulasi data DPT Pilwalkot Kota Makassar tahun 2020 yang tersebar di 15 Kecamatan dan 153 Kelurahan sebanyak 901.087. 


Dimana jumlah DPT berjenis kelamin perempuan sebanyak 464.467 dan jumlah DPT Laki-laki sebanyak 436.620. Serta jumlah TPS sebanyak 2394.


Penulis: Darsil Yahya/B