Skip to main content

KPU Umumkan 49 Nama Caleg Eks Koruptor, KPK: Tempel Juga di TPS

KPK
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif.


KABAR.NEWS, Jakarta - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang merilis 49 nama calon legislatif (caleg) eks koruptor, mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 


Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengaku apa yang dilakukan oleh KPU yang mempublikasi nama caleg eks koruptor sangat tepat. Pasalnya, hal tersebut bisa menjadi referensi bagi masyarakat untuk memilih wakilnya di legislatif. 


Baca Juga:


"Ini kebijakan baik sehingga pemilih dapat mengetahui latar belakang caleg yang sedang bertarung,"  ujarnya dikutip dari detikcom, Kamis (31/1/2019).


Syarif berharap dengan adanya informasi dari KPU tentang caleg eks koruptor, masyarakat bisa bijak untuk tidak memilih mantan koruptor. 


"KPK berharap masyarakat tidak memilih mantan koruptor," ucapnya.


Tak hanya Syarif, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga menyambut positif kebijakan KPU itu. Bahkan Alexander mengaku nama-nama caleg eks koruptor bisa ditempel di Tempat Pemungutan Suara (TPS).


"Ya mungkin, koruptor dari dapil mana, ya di situ ajalah di TPS-nya, ditempelinlah di situ calon-calonnya di TPS berapa dan di dapil berapa, nanti disebutkan di situ dengan tanda kurung mantan terpidana kasus korupsi," jelas Alexander.


Diberitakan sebelumnya, KPU telah merilis 49 nama caleg eks narapidana korupsi. Dari 49 caleg itu, 9 merupakan caleg DPD, 16 caleg DPRD provinsi, dan 24 caleg DPRD kabupaten/kota. Pengumuman itu dilakukan KPU berdasarkan ketentuan Pasal 182 dan Pasal 240 UU Nomor 7 tahun 2017, soal caleg mantan terpidana disyaratkan mengumumkan statusnya secara terbuka ke publik.
 

 

loading...