Skip to main content

KPU Maros Ingatkan Paslon Tak Bawa Massa Saat Mendaftar

KPU Maros Ingatkan Paslon Tak Bawa Massa Saat Mendaftar
Komisioner KPU Maros Divisi Teknis Penyelenggaraan Mujaddid. (KABAR.NEWS/Fahrul)

KABAR.NEWS, Maros - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan bakal membatasi jumlah massa pendaftar calon bupati dan wakil bupati Maros. Pendaftaran bacalon dibuka mulai Jumat, 4 September 2020.


Komisioner KPU Maros Divisi Teknis Penyelenggaraan Mujaddid mengatakan, pihaknya membatasi setiap orang yang masuk bersama paslon. Pembatasan itu dilakukan selain karena alasan keamanan, juga untuk menerapkan protoklol kesehatan dan menghindari penumpukan massa di situasi pandemi Covid-19.


“Yang bisa masuk nanti paling tidak ketua parpol dan sekretaris, paslon dan juga tim pemenangan. Soal jumlah pastinya nanti akan ditetapkan saat rapat koordinasi. Jelasnya, berdasarkan PKPU itu tidak boleh melebihi dari kapasitas ruangan," ujar Mujaddid saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2020).


Mujaddid menjelaskan, pada saat pendaftaran nanti, pihaknya akan memberikan id card khusus kepada setiap orang yang diperbolehkan untuk masuk.


Ia juga meminta agar dokumen setiap paslon agar dibungkus menggunakan plastik. Hal ini, lantaran setiap dokumen akan dilakukan sterilisasi.


"Setiap orang yang diperbolehkan masuk diruang pendaftaran diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, mencuci tangan, menggunakan hand senitizer dan juga melakukan pengecekan suhu tubuh. Kami minta agar semua berkas dibungkus pakai bahan yang kedap cairan karena akan disterilkan nanti,” jelasnya.


Untuk massa setiap paslon yang hendak hadir, pihak KPUD Maros akan menyediakan tenda khusus dihalaman kantor KPU Maros dan juga media visual LCD yang terkoneksi langsung dengan suasana pendaftaran di dalam kantor.


"Tetap kita imbau agar massa pendukung untuk tidak datang saat pendaftaran agar tidak terjadi penumpukan massa di area KPUD Maros. Sementara itu, kepada setiap paslon yang akan melakukan konsolidasi dan konsultasi, KPU Maros menyiapkan help desk," imbuhnya.


Dalam mematangkan persiapan menghadapi masa pendaftaran, KPUD Maros akan melakukan simulasi pendaftaran pada tanggal 2 September minggu akan datang. Hal ini untuk memprediksi waktu yang akan digunakan setiap paslon saat mendaftar nanti.


"Kita akan ukur saat simulasi bersama dengan pihak keamanan. Sekaligus untuk mengevaluasi apa-apa yang menjadi kekurangan," kata Mujaddid.


Penulis: Fahrul/B

 

Flower

 

loading...