KPU Makassar Salurkan Santunan ke Keluarga Penyelenggara Adhoc

Sembilan penyelenggara adhoc mendapat santunan dari KPU Makassar.

KPU Makassar Salurkan Santunan ke Keluarga Penyelenggara Adhoc
Komisioner KPU Makassar, Endang Sari saat menyalurkan santunan kepada keluarga penyelenggara Adhoc. (Foto: KPU Makassar)






KABAR.NEWS,Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menyerahkan santunan kepada keluarga penyelenggara adhoc yang menderita sakit dan meninggal dunia pada pelaksanaan tahapan Pemilihan Wali Kota Makassar 2020. Setidaknya ada sembilang keluarga mendapatkan santunan dari KPU Makassar.


Komisioner KPU Kota Makassar Divisi SDM dan Parmas, Endang Sari mengatakan jumlah pegawai adhoc yang diberikan santunan sebanyak 9 orang. Dari total  9 orang itu, yang meninggal berjumlah 7 orang yakni 3 orang PPS, 1 orang KPPS, 2 sekertariat PPS, dan 1 orang Linmas. Serta 2 orang sakit berat.


"Besaran santunan untuk penyelenggara adhoc yang meninggal diberikan sebesar RP. 36.000.000. Selain itu santunan diberikan juga kepada penyelenggara yang sakit berat, yaitu lumpuh dan stroke dengan besaran santunan Rp 16.500.000," kata Endang Sari melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Rabu (5/5/2021).


Endang Sari juga mengungkapkan jika pemberian santunan ini sebagai bentuk tanggung jawab KPU Makassar kepada seluruh penyelenggara adhoc yang sudah berjuang dan berkontribusi mengawal dan menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020.


"Bagi kami di KPU Makassar, penyelenggara adhoc adalah pahlawan demokrasi yang sebenarnya," tandasnya. 

Penulis: Darsil Yahya/B