KPU Makassar Pilih 15 Kelurahan Jadi Lokus Program KP3

Bekerja sama dengan Pemkot Makassar

KPU Makassar Pilih 15 Kelurahan Jadi Lokus Program KP3
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto (ketiga kiri) bersama jajaran KPU Makassar saat MoU pembentukan Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan. (Foto: Istimewa)












KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menandatangani Nota Kesepahaman tentang pembentukan Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3), Senin (5/7/2021). 


Nota kesepahaman ini merupakan bentuk dukungan dari Pemkot Makassar kepada KPU dalam melaksanakan program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan. 


Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan ini merupakan program dari KPU RI yang bertujuan untuk membangun kesadaran politik dan mengedukasi masyarakat terkait kepemiluan berbasis kelurahan.


"KPU Makassar telah memetakan 15 kelurahan yang nantinya akan menjadi lokus program KP3. Kelurahan-kelurahan tersebut antara lain, Barrang Lompo, Cambaya, Daya, Tamalanrea Indah, Manggala dan Pandang," kata Ketua KPU Makassar Farid Wajdi dalam keterangam tertulis.


Selanjutnya Gunung Sari, Maccini Sombala, Layang, Lakkang, Bara-Baraya Utara, Mandala, Lae-Lae, Lette dan Ende. Secara khusus, melalui program KP3 ini diharapkan agar menghasilkan.


Secara khusus, KPU Makassar berharap program ini akan menghasilkan lima outpot. Pertama pemilih  yang memiliki kesadaran politik agar menjadi pemilih yang mandiri dan berdaulat.


"Kedua, pemilih yang mampu memfilter informasi, sehingga tidak mudah termakan isu hoaks," katanya.


Program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan ini juga diharap menghasilkan pemilih yang menjadi kader relawan yang mampu menjadi penggerak dan penggugah di lingkungannya.


Keempat, pemilih yang mampu menolak praktek politik uang yang sering terjadi menjelang Pemilu
Dan terakhir, emilih yang dapat ikut berperan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas partisipasi pada pemilu dan pemilihan.