Skip to main content

KPU Makassar Masih Tunggu Laporan KPK Terkait LHKPN Kandidat

LHKPN
LHKPN kandidat di Pilkada serentak 2018 yang tertera di situs kpk.go.id.


KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar masih menunggu berkas perbaikan bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Makassar, yang telah melakukan pendaftaran untuk maju pada Pilwalkot Makasssr, 8-10 Januari lalu.


Komisioner KPU Makassar, Abdullah Manshur menyampaikan sampai hari ini, memang ada kandidat yang belum melengkapi berkas pencalonannya. Meski, Manshur tak menyebut siapa yang dimaksud.


Namun, merujuk pada data dari situs kpk.go.id, dari 4 nama bakal calon yang telah terdaftar di KPU, hanya nama Munafri Arifuddin yang belum tertera datanya.


"Sudah memasukkan (LHKPN), tapi ada perbaikan," kata Manshur, Sabtu (13/1/2018).


Dari situs tersebut, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) telah melaporkan LHKPN-nya ke KPK, pada 10 Januari lalu.


Tercantum, kekayaan Danny sebesar Rp. 79.732.759.695 dan wakilnya, Indira sebesar Rp.1.467.891.602.


Sementara itu, wakil dari Munafri, Rachmatika Dewi, terterang angka dengan kekayaan sebesar Rp.28.938.204.309 yang disetor ke KPK pada 28 Desember 2017 lalu. Meski dalam website resmi KPK, harta kekayaan Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin belum terpublish, tetapi Appi sudah menyerahkan LHKPN sejak 8 Januari lalu di KPK. 


Namun, Mashur mengaku, belum pernah melihat secara langsung data tersebut. Pastinya, kata Manshur, berdasarkan jadwal tahapan, KPU Makassar akan merilis LHKPN bakal calon pada 17-18 Januari mendatang.

 

  • Ruslan