Skip to main content

KPU Enrekang Perpanjang Masa Pendaftaran Bakal Calon, Ini Jadwalnya

Pilkada
Ilustrasi Pilkada serentak (kabar.news)

KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang, telah memperpanjang masa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Enrekang. 


Perpanjangan masa pendaftaran itu, lantaran hanya terdapat satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang menyetor namanya di KPU hingga masa penutupan (8-10 Januari). Hal itu berdasarkan PKPU No.1 tahun 2017 tentang tahapan pencalonan. 


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang, Ridwan Ahmad membenarkan jika tahapan pendaftaran bakal calon di Enrekang akan diperpanjang hingga 6 hari. Menurut dia, perpanjangan itu dilakukan, pasalnya hanya pasangan Muslimin Bando-Asman yang mendaftar. 


"Ada penambahan waktu pendaftaran, mulai tanggal 11 hingga 13, yaitu tahapan sosialisasi terkait perpanjangan waktu pendaftaran kemudian tanggal 14 hingga 16 waktu pendaftarnya," kata Ridwan Ahmad melalui sambungan telpon, Sabtu (13/1/2018). 


Selain itu sambung, Ridwan Ahmad, jika bakal calon bupati dan wakil bupati tidak mendaftar di KPU pada waktu yang sudah ditentukan oleh KPU Enrekang, maka Pilkada Enrekang dipastikan hanya satu pasangan calon. Dimana pasangan Muslimin Bando-Asman akan melawan kotak kosong. 


"Kalau sudah diperpanjang dan ternyata tidak ada yang datang mendaftar, kemungkinannya calon tunggal," imbuhnya.


Saat ditanyakan terkait adanya komunikasi dari bakal calon kandidat yang akan mendaftar di KPU pasca dibuka perpanjangan tahap pendaftaran. Ridwan Ahmad mengaku sejauh ini belum ada satupun bakal calon yang melakukan komunikasi terkait pendaftarannya. 


"Sejauh ini belum ada (bakal calon Bupati) yang menginformasikan ke KPU," imbuhnya.


Sekadar diketahui pasangan Muslimin Bando-Asman diusung oleh koalisi gemuk partai politik, diantaranya Partai Hanura, Partai NasDem, Partai Golkar, Partai PAN, Partai Demokrat, Partai PDIP dan Partai Gerindra. Artinya Pilkada Enrekang tak ada satupun parpol yang tidak mendukung paket Muslimin Bando-Asman, jika muncul kandidat yang melawan sang petahana itu, maka jalur yang aman dia tempuh yaitu jalur independen. 

Ruslan