KPK Geledah Rumah Mewah di Makassar, 1 Koper Dibawa

Rumah berlantai 3 yang digelegah KPK diduga milik Agung Sucipto, penyuap Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah.

KPK Geledah Rumah Mewah di Makassar, 1 Koper Dibawa
Personel kepolisian melakukan pengamanan proses penggeledahan dilakukan KPK di sebuah rumah mewah di Perumahan Lily Kota Makassar, Rabu (3/3/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Reza Rivaldy)






KABAR.NEWS, Makassar - Tim penyidik Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) kembali penggeledahan terkait kasus gratifikasi proyek infrastruktur yang menjerat Gubernur Sulsel nonakaktif, Nurdin Abdullah. Kali ini KPK menyasar rumah mewah yang diduga merupakan milik penyuap Nurdin Abdullah, Agung Sucipto, Rabu (3/3/2021). 

Rumah mewah yang terletak di Perumahan Lily, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar ini digeledah oleh tim penyidik KPK selama kurang lebih 3 jam. Menurut informasi penggeledahan itu dimulai sekitar pukul 09.00 Wita hingga sekitar pukul 13.10 Wita.

Beberapa petugas kepolisian bersenjata lengkap pun nampak ikut mengamankan kegiatan penggeledahan. Suasana sekitaran rumah berlantai 3 dengan tembok marmer itu nampak sepi, hanya ada dua kendaraan minibus warna hitam yang dipergunakan KPK saat melakukan penggeledahan.

Setelah melakukan penggeledahan 5 orang penyidik KPK keluar dari dalam rumah tersebut sambil menenteng sebuah koper besar berwarna merah. Koper merah itu lantas dimasukkan ke dalam sebuah minibus berwarna hitam. 

Seorang yang diduga sebagai penjaga rumah tersebut mengantarkan para penyidik hingga keluar rumah berlantai 3 itu.

Sebagaimana diketahui, Agung Sucipto ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti sebagai pemberi suap kepada Nurdin Abdullah. Agung disebut meminta kepada Nurdin untuk dapat diberikan proyek di wilayah Sulsel.

KPK menetapkan 3 tersangka dalam kasus ini yaitu Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Sektretaris PU Sulsel, Edy Rahmat, dan Agung Sucipto.

Penulis: Reza Rivaldy/A