Kondisi 3 Korban Pembacokan di Makassar Berangsur Membaik

Alimuddin (62), Salma (60) dan Selfi (44), warga Kota Makassar yang menjadi korban pembacokan oleh mantan narapidana kasus pembunuhan yang sudah ditembak polisi, kondisinya kini dikabarkan berangsur membaik. Namun masih menjalani proses perawatan intensif di Rumah Sakit (RS).

Kondisi 3 Korban Pembacokan di Makassar Berangsur Membaik
Sejumlah personel polisi dan warga yang berada di lokasi penangkapan pelaku Saripuddin Daeng Lewa. (Kabar.News/Reza)






KABAR.NEWS, Makassar - Alimuddin (62), Salma (60) dan Selfi (44), warga Kota Makassar yang menjadi korban pembacokan oleh mantan narapidana kasus pembunuhan yang ditembak polisi, kondisinya kini dikabarkan berangsur-angsur membaik. Namun masih menjalani proses perawatan intensif di Rumah Sakit (RS).


Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fatur Rakhman mengatakan, ketiga korban yang merupakan orang tua dan anak ini masing-masing dirawat di RS berbeda. Alimuddin dirawat di RS Ibnu Sina, sedangkan Salma dan Selfi dirawat di RSKD Dadi Makassar.


"Satu korban dirawat di Ibnu Sina , 2 dirujuk di RS Dadi Makassar. Informasi dari keluarganya, itu sudah berangsur membaik," jelas Kompol Jamal kepada KABAR.NEWS, via seluler, Minggu (25/10/2020).


Diberitakan sebelumnya, tiga orang warga Jalan Barawaja, Keluarahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, terkapar bersimbah darah usai dibantai di rumahnya sendiri, Jumat (23/10/2020) siang lalu. Pelakunya tidak lain adalah suami dari salah satu korban.


Ketiga korban yakni Alimuddin (62), Salma (60) dan Selfi (30). Ketiganya mengalami luka sabetan senjata tajam di hampir sekujur tubuhnya. Ketiga korban pun segera dilarikan oleh polisi ke Rumah Sakit (RS) untuk dilakukan perawatan medis, akibat kondisinya yang sedang kritis.


Setelah melakukan penganiayaan terhadap istri dan mertuanya, pelaku yakni Saripuddin Dg. Lewa (55) kabur ke wilayah Jalan Pampang, Makassar. Di situ pelaku terpaksa harus ditembak mati oleh pihak kepolisian lantaran kembali melakukan perlawanan dengan menebas seorang anggota polisi yang hendak melakukan penangkapan.


"Anggota melakukan upaya penangkapan namun pelaku ini melakukan perlawanan dan penyerangan terhadap anggota kepolisian yang melakukan tugasnya dengan memarangi bagian muka dan kaki dari anggota kami," jelas Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fatur Rakhman kapada wartawan di lokasi, Jumat (23/10/2020).


Penulis : Reza Rivaldy/B