Komunitas Relasi Muda Wadahi Kreativitas Pemuda-Pemudi Gowa

*Dibentuk berdasarkan tiga prinsip

Komunitas Relasi Muda Wadahi Kreativitas Pemuda-Pemudi Gowa
Logo Relasi Muda Gowa. (Ilustrasi/IST)






KABAR.NEWS, Gowa - Kehadiran organisasi kepemudaan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, seakan tak pernah berakhir dan terus menunjukkan eksistensinya.


Seperti baru-baru ini, sekelompok anak-anak muda mendeklarasikan sebuah komunitas bernama Relasi Muda Gowa. Berangkat dari namanya, komunitas ini menghubungkan beragam latar pemuda dari dataran tinggi dan rendah Butta Gowa.


Muh. Fajar selaku pendiri dan Ketua Relasi Muda Gowa mengatakan, komunitasnya ini berstatus lembaga non-profit yang fokus pada pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia atau SDM serta pengabdian masyarakat.


"Lembaga ini sebenarnya sudah sejak lama dibicarakan bersama-teman, bahkan keberlangsungan dalam menjalankan orientasinya pun sudah lama. Relasi Muda Gowa ini dibangun dengan pondasi prinsip yang dianggap mampu menjadi bekal pemuda-pemudi Gowa dalam mengambil peran di tengah-tengah masyarakat," kata Fajar dalam keterangan tertulisnya di Sungguminasa, Jumat (4/3/2022).


Fajar menjelaskan, komunitas Relasi Muda Gowa dibentuk berangkat dari kondisi objektif dinamika kepemudaan. Menurut dia, masih banyak anak-anak muda yang punya potensi dan kreativitas yang belum diakomodir dan tak punya peran dalam organisasi lainnya.


Padahal, kata dia, anak-anak muda Gowa memiliki kualitas intelektual dan daya saing tinggi dibanding pemuda di daerah lain. Keberadaan Relasi Muda, diharap mampu mengcover potensi yang tersisih ini.


"Kami juga tegaskan komunitas Relasi Muda Gowa tidak berafilisasi dan berorientasi kepentingan politik. Kita sungguh-sungguh hadir ingin memberdayakan pemuda sesuai minat dan bakatnya masing-masing dan berharap bisa menjadi problem solve," kata Fajar yang juga mahasiswa Pasca Sarjana Komunikasi Politik UIN Alauddin Makassar.


Dibentuk berdasarkan Tiga Prinsip


Dia menyebutkan Relasi Muda Gowa dibentuk dengan dasar tiga prinsip. Pertama, karakter Tau Carakdek, yang menggambarkan tentang kekuatan pemuda akan cinta ilmu pengetahuan dengan membangun semangat belajar. 


Yang kedua, karaker Tau Barani, yang disimbolkan sebagai pemuda yang berani menghadapi tantangan apapun termasuk berani mengaktualkan peran dan tanggung jawabnya. 


"Dan ketiga, Tau Panrita, yang mengisyaratkan pemuda sebagai contoh moral atau cerminan kebaikan dalam hal berpikir dan berperilaku. Ini pondasinya," beber Fajar.


Dia menyebutkan, Relasi Muda sudah memiliki format pengurus hingga tingkat kecamatan. Saat ini, telah terbentuk pengurus pada 14 kecamatan. Pihaknya saat ini sedang mempersiapkan pembentukan pengurus pada 4 kecamatan lain.


"Kami juga berharap kepada semua pihak agar kiranya bias saling support serta membangun sinergitas yang baik bersama teman-teman Relasi Muda Gowa," tandas Fajar.