Skip to main content

Komplotan Begal di Bawah Umur Diringkus Polisi di Makassar

Komplotan Begal di Bawah Umur di Makassar Diringkus Polisi
Para pelaku saat diamankan di Posko Resmob Polsek Panakkukang

KABAR.NEWS, Makassar - Komplotan anak dibawah umur yang terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Kota Makassar, akhirnya diringkus anggota kepolisian Resmob Polsek Panakkukang, Minggu (21/10/2018) sekira pukul 04.30 Wita.

Komplotan bocah begal ini masing-masing, berinisial AR (16) warga Jalan Andi Jalantik, AS alias Bolla (16) warga Jalan Abu Bakar Lambogo, RN alias Alex (16) Jalan Inspeksi Kanal, WR alias Dany (17) warga Jalan Sungai Saddang, dan RH (13) warga Jalan Sungai Saddang Kota Makassar.


Baca juga:

Penangkapan terhadap pelaku berawal dari polisi melakukan patroli di wilayah Panakkukang. Saat melintas di Jalan Urip Sumoharjo, polisi mendapatkan informasi atas keberadaan pelaku di Jalan Ap Pettarani. Sehingga, polisi bergerak cepat dan meringkus pelaku WR dan RH.

Tak sampai disitu, polisi terus melakukan pengembangan kasus dengan mencari pelaku lainnya. Hasilnya, pelaku AR ditangkap saat bersembunyi di salah satu Warkop di Jalan Abdullah Dg Sirua dan pelaku RN serta AL ditangkap ditempat persembunyiannya di Jalan Abu Bakar Lambogo, Kota Makassar.

"Mereka merupakan target operasi (TO) dan akhirnya berhasil diringkus di tiga lokasi di Makassar yang merupakan tempat persembunyiannya," jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap.

Di hadapan polisi, kelima pelaku mengakui perbuatannya kerap melakukan aksi jambret di beberapa lokasi di Kota Makassar. Saat beraksi, pelaku menghadang korban lalu mengancam dengan menggunakan senjata tajam jenis busur. Kemudian langsung merampas handphone dan tas korban.

"Pelaku mengancam korban dengan menggunakan busur. Dan handphone korban di jual ke penadah yang saat ini sementara jadi daftar pencarian orang (DPO)," pintanya.

Selain meringkus para pelaku, anggota Resmob Polsek Panakkukang juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa handphone dan busur. Kini, mereka telah diamankan di Mapolsek Panakkukang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

  • Lodi Aprianto


loading...