Komisi VIII DPR RI: Penanganan Bansos dan Covid-19 Parepare Patut Dicontoh

Kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI

Komisi VIII DPR RI: Penanganan Bansos dan Covid-19 Parepare Patut Dicontoh
Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily (kedua kanan) menerima cinderamata dari Wali Kota Parepare Taufan Pawe pada kunjungan kerja spesifik di Kota Parepare. (IST)

KABAR.NEWS, Parepare - Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, pada Rabu (17/11/2021). Rombongan DPR RI itu  disambut  Wali Kota Parepare Taufan Pawe bersama seluruh jajaran lingkup Pemkot Parepare di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare.


Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, kedatangan Komisi VIII DPR RI untuk melihat implementasi program bantuan perlindungan sosial melalui bantuan sosial (bansos) di Kota Parepare. 


Dia pun mengapresiasi implementasi program bantuan sosial yang dilakukan Pemkot Parepare. 


"Berbagai program bantuan perlindungan sosial, seperti PKH, BST, kartu sembako atau BPNT itu tersalur dengan baik. Itu menunjukkan bahwa proses bantuan perlindungan sosial di Parepare berjalan baik. Dan salah satunya itu kontribusi dan peran Pemkot yang telah menunjukkan keterlibatan yang sangat aktif dalam proses berbagai program bantuan perlindungan sosial tersebut," kata Ace dalam keterangan tertulis.


Dia juga meminta antara sinergitas Pemkot Parepare dan pemerintah pusat bisa terus ditingkatkan dalam berbagai program perlindungan bantuan sosial.


"Karena banyaknya program dari pusat akan berhasil apabila bersama sama dengan Pemda. Terutama dari aspek kebutuhan. Misalnya soal penerima manfaat itu betul betul dari Pemda. Kalau pemerintah pusat kan hanya bisa memotretnya dari atas. Sementara data objektif, faktual tepat sasaran atau tidaknya itu ada pada Pemda," tegasnya.


Dari hasil kunjungannya, dia juga mengapresiasi Pemkot Parepare karena mampu menangani pandemi Covid-19 dengan baik. Artinya, wali kotanya berhasil  mengendalikan Covid-19.


“Saya yakin di bawah kendali Pak Taufan Pawe Kota Parepare bangkit. Karena kunci dari pemulihan ekonomni adalah kita berhasil menangani kesehatan. Saya lihat di Parepare per tanggal hari ini positivity rate-nya 0,0 persen. Ini yang harus kita apresiasi dari apa yang dilakukan Pemkot Parepare,” katanya.


Bahkan, dia  berharap, pemerintah daerah di Indonesia bisa mengunjungi Kota Parepare untuk belajar dalam penanganan Covid-19 dan inovasi-inovasi untuk mensejahterahkan masyarakat.


“Apa yang dilakukan pak Wali Kota (Taufan Pawe) kita ini sekali lagi patut dicontoh oleh pemeritah derah lain. Penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Kota Parepare berjalan dengan baik,” bebernya.


Meski begitu, diia meminta masyarakat tetap waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan dan tentu mengenjot  vaksinasi di Kota Parepare .


Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, kunjungan Komisi VIII DPR RI di Kota Parepare merupakan suatu kehormatan besar baginya.


“Saya secara pribadi dan atas nama masyarakat saya, bangga pada pertemuan ini. Saya sudah delapan tahun menjadi wali kota, namun baru kali ini ada kunjungan atas nama komisi,” ujarnya.


Wali Kota pun menegaskan, Pemkot Parepare telah berkomitmen dengan baik dalam mengawal bantuan sosial. Bahkan sejak awal pemerintahannya, pihaknya mengedepankan program-program bantuan sosial.


“2014 dulu ada istilah beras raskin yang harus ditebus Rp24 ribu. Tapi karena komitmen, saya mengeluarkan kebijakan menggratiskan raskin untuk warga saya. Tahun berikutnya, karena kita ini pelayanan masyarakat. Bukan hanya menggratiskan, tetapi kita antar sampai depan rumahnya,” tandasnya.


Dalam kunjungan Anggota Komisi VIII DPR RI ini tidak hanya Ace Hasan Syadzily dan Samsu Niang. Turut hadir Matinda Rumambi, Arwan M. Aras, Ina Ammania, Muhammad Ali Ridha, Idah Syahidah Rusli Habibie, Jefry Romdonny, Sri Wulan, Nurhuda, Hasani Bin Zuber dan Muhammad Rizal.


Penulis: Arsyad/C