Skip to main content

Kodim Maros Amankan Delapan Karung Bahan Pembuatan Bom Ikan 

Delapan karung bahan pembuatan bom yang ditemukan di Dermaga Dusun Tekolabbua, Kabupaten Maros, Rabu (2/1/2019) malam.


KABAR.NEWS, Makassar - Kodim 1422/Maros berhasil mengamankan delapan karung pupuk kelapa sawit yang bisa digunakan untuk bom ikan di pinggir Dermaga Dusun, Tekkolabua, Maros, Rabu (2/1/2019) kemarin malam. 


Kapendam Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Alamsyah menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi warga Barikamase, berinisial HZ tentang keberadaan benda mencurigakan berupa tumpukan karung berada di pinggir dermaga.


Baca Juga:

"Bahan pembuatan bom sebanyak delapan karung yang berisi 50 kg perkarung ini ditemukan oleh warga. Dan kemudian menginformasikan kepada salah satu anggota Unit Intel Kodim 1422/Maros atas nama Pelda Amrullah," ungkapnya, Kamis (3/1/2019).


Saat itu juga, lanjut Alamsyah, Dandim 1422/Maros Letkol Inf Farid Yudho Dwileksono bersama Pelda Abdul Rauf anggota Unit Inteldim, langsung ke lokasi untuk mengecek langsung barang tersebut. Setelah melakukan penyelidikan, berhasil diketahui pemilik pupuk tersebut yakni MS yang merupakan warga Makassar. 


MS merupakan pengedar pupuk di Pulau Balang Lompo Kelurahan Mattiro Sompe Kecamatan Liukang Tupabiring Kabupaten Pangkep.


"Setelah diinterogasi, MS mengaku bahwa barang yang mengandum Amonium, NO3 dan Calcium diperoleh dari salah satu toko Tani di Jalan Veteran kota Makassar, sebagai bahan pembuatan bom ikan," terangnya.


Tidak hanya itu, MS juga mengakui bahwa ia adalah mantan pembuat bom ikan dan beralih menjadi pemasok bahan-bahan berbahaya tersebut di wilayah Kabupaten Pangkep dan Maros. 


"Mengantisipasi dan menghindari terjadinya penggunaan dan penyalahgunaan bahan tersebut, pihak Kodam XIV/Hasanuddin melakukan koordinasi dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Maros, untuk dilakukan pengembangan serta mendalami terhadap beredarnya bahan pembuatan bom di wilayah Sulsel," tutup Alamsyah.

  • Lodi Aprianto