Klarifikasi Bupati Jeneponto soal Ketua PKS Tidak Waras

* Buntut memancing di jalan berlubang

Klarifikasi Bupati Jeneponto soal Ketua PKS Tidak Waras
Bupati Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Iksan Iskandar, memberikan klarifikasi terkait peryataanya tentang salah satu pimpinan partai mancing di jalan rusak adalah orang gila.


Menurut bupati, seharusnya mereka mancing di laut atau di sungai, bukan di jalan berlubang. Klarifikasi ini disampaikan melalui Kepala Diskominfo Jeneponto, Mustaufiq, Senin (3/10/2022).


"Logikanya jika mancing di tengah jalan bukan pada tempatnya. Dan terkait aksi tersebut sebagai upaya politisasi, karena katanya ada salah satu ketua partai yang memang rumah atau hotelnya bersebelahan dengan ruas jalan yang dimaksud," kata Mustaufiq.

Menurut Mustaufiq, aksi mancing di jalan berlubang tersebut merupakan sindiran terhadap pemerintah.


"Ikut dalam aksi mancing tersebut itu di luar jangkauan analisa kami. Tujuannya apa, tapi bagi pemerintah daerah ini sebagai sindiran untuk melakukan pembenahan," terangnya.


Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan upaya pembenahan di tengah keterbatasan anggaran. Apalagi ruas jalan yang rusak tersebut sudah sering kali diperbaiki.


"Dimana ruas jalan ini pengerjaan tahun 2018 sampai 2019, bahkan sudah beberapa kali dicor, sebagaimana laporan yang kami terima dari bidang yang menagani, akan tetapi pemda terus berupaya memikirkan biaya maintanancenya," pungkasnya.


Sebelumnya, Aktivis Jeneponto Jatong Jalarambang mengaku sengaja memancing di jalan berlubang Binamu bersama Ketua PKS Jeneponto, Andi Tahal Fasni. Menurut dia, kondisi jalan tersebut sudah banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas.


"Kami atas nama lembaga pergerakan juga pemuda daerah bersama ketua PKS secara langsung melakukan aktivitas mancing di tengah jalan rusak yang sampai sekarang sudah banyak pengendara mengalami kecelakaan tunggal," kata Jatong Jalarambang kepada wartawan saat dihubungi, Jumat (30/9/2022) kemarin.


Penulis: Akbar Razak/B