KKB Tembak Mati 2 Guru di Beoga Papua, Satu Asal Toraja

KKB melakukan penyerangan di Distrik Beoga, Puncak, Papua dengan membakar 3 sekolah dan menembak mati guru.

KKB Tembak Mati 2 Guru di Beoga Papua, Satu Asal Toraja
Ilustrasi. (Foto: Internet)






KABAR.NEWS, Papua - Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi dalam dua hari terakhir. Kali ini sekolah menjadi sasaran kebiadaban KKB dengan membunuh dua guru dan membakar tiga sekolah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. 

Adapun identitas dua guru yang ditembak KKB yakni Oktavianus Rayo (43) dan Yonatan Randen. Diketahui Yonatan Randen merupakan guru asal Toraja, Sulawesi Selatan. 

Terkait penembakan KKB, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal membenarkan. Selain itu, serangan KKB membuat korban jiwa. 

"Iya, betul. Ada guru yang tewas," ujarnya dikutip dari detik.com, Sabtu (10/4/2021). 

Penyerangan dilakukan KKB terjadi sekitar pukul 09.50 WIT di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Orang tak dikenal (OTK) datang ke rumah Oktovianus. Menurut Kamal, saat itu korban sedang menjaga kios. Tiba-tiba OTK tersebut masuk ke rumah dan langsung melakukan penembakan ke arah korban.

Sehari setelah penembakan terhadap Oktovianus, KKB kembali melakukan penembakan terhadap seorang guru SMPN 1 Julukoma, Kabupaten Puncak, bernama Yonatan Randen, Jumat (9/4/2021). Kapolres Puncak, Komisaris Polisi I Nyoman Punia membenarkan terkait adanya korban tewas penyerangan dilakukan KKB. 

"Kami kesulitan komunikasi, informasi sore tadi ada penambakan, korban bernama Yonatan Randen," ujar Nyoman melalui.

TKP penembakan Yonatan berada di rumahnya beralamat Ujung Bandara Beoga, Kabupaten Puncak. Peristiwa penembakan terjadi kurang-lebih pukul 16.45 WIT waktu setempat. Kini jenazah Yonatan Randen informasinya telah dibawa ke puskesmas di wilayah Begoga. Pihak kepolisian belum mengetahui umur guru asal Toraja tersebut.