KKB Papua Tembak Mati Tukang dan Bakar Rumah Pimpinan DPRD

Sebelumnya KKB Papua menembak mati 2 guru dan membakar sekolah.

KKB Papua Tembak Mati Tukang dan Bakar Rumah Pimpinan DPRD
Sekolah di Papua yang dibakar KKB. (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Papua - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin beringas, setelah menembak mati dua orang guru dan membakar 12 ruang kelas. Kali ini rumah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Puncak dibakar dan seorang tukang ojek tewas ditembak. 

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Nemangkawi, Komisaris Besar M Iqbal Alqudussy membenarkan adanya aksi pembakaran dan penembakan dilakukan oleh KKB di Kampung Eromaga, Kabupaten Puncak, Papua. Untuk korban penembakan, kata Iqbal, merupakan seorang tukang ojek. 

"Kami mendapat informasi telah terjadi pembunuhan tukang ojek di Kampung Eromaga," ujarnya, Rabu (14/4/2021). 

Iqbal mengungkapkan korban tewas ditembak KKB bernama Udin (41). Udin ditembak di kawasan Pasar Ilaga. 

"Hasil visum et repertum sementara korban mengalami luka tembak pada bagian samping kanan kepala tembus pipi kanan. Dan luka tembak bagian dada kanan tembus pinggang sebelah kiri," tutur Iqbal.

"Saat ini jenazah masih disemayamkan di Puskesmas Ilaga," tutup Iqbal.

Iqbal juga membenarkan kabar soal KKB membakar rumah di Kampung Beoga. "(Rumah) Wakil (Ketua) DPRD," ucap Iqbal.

Sebelumnya, KKB membunuh dua guru di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Keduanya adalah Oktavianus Rayo dan Yonatan Renden. Oktavianus Rayo ditembak KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, pada Kamis (8/4). Sementara itu, Yonatan ditembak pada Jumat (9/4) di Kampung Ongolan, Distrik Beoga.

KKB juga membakar sekolah di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Iqbal sebelumnya menyampaikan diperkirakan jumlah KKB yang membakar 12 ruangan belajar-mengajar di sekolah tersebut 40 orang.