Kinerja Kurang Maksimal, Bupati Jeneponto Sidak 4 OPD

Iksan berharap tidak ada OPD menggunakan sistem tusuk sate untuk kinerja.

Kinerja Kurang Maksimal, Bupati Jeneponto Sidak 4 OPD
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar saat sidak di kantor Disdikbud, Selasa (23/2/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar melakukan inpeksi mendadak (Sidak) di empat organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Selasa (23/2/2021). Saat sidak, orang nomor satu daerah berjuluk Butta Turatea ini, didampingi oleh Kepala BKD, Kepala Inspektorat, Kasatpol PP dan Damkar, Kabag Protpim serta Kabag Humas.

Empat OPD didatangi Iksan yakni, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan dilanjutkan ke RSUD Lanto dg Pasewang Jeneponto.

Iksan Iskandar mengatakan, sidak ini dilakukan karena masih terdapat OPD yang belum maksimal dalam penyelenggaraan administrasi kepegawaian dan keuangan di OPD masing-masing.

"Harapan ke OPD yang disidak hari ini untuk senantiasa berinovasi dan berakselerasi mengikuti laju OPD yang lain secara administrasi sudah dianggap baik," ujar Iksan Iskandar.

Di Disdikbud, Iksan hanya menegaskan kepada jajaran untuk meningkatkan kinerjanya. Pasalnya, Disdikbud merupakan OPD kerap di sorot publik karena dianggap menjadi lokomotif dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jeneponto.

Setelah di situ, Iksan kemudian mengarah ke Dinas DP3A. Di kantor ini, Iksan berkeliling di sejumlah ruang. Tujuannya, untuk memastikan apakah semua pejabat dan ASN hadir.

"Untuk menjalankan fungsi manajemen organisasi yang baik, jangan ada manajemen tusuk sate, sekertaris harus memberikan peran strategis dalam membantu kadis menjalankan manajemen yang baik," jelasnya.

Bupati kemudian melanjutkan sidak ke Disdukcapil. Iksan langsung memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Iksan juga mendatangi masyarakat yang tengah menunggu antrean pengurusan KTP dan KK.

"Saya memastikan tidak ada pungutan dalam setiap pengurusan KTP, KK, Akte lahir dan Akte Kematian. Semua gratis untuk masyarakat," tegas, Bupati dua priode ini.

Penulis: Akbar Razak/B