Ketua IPHI Jeneponto: Pembatalan Keberangkatan Haji Punya Alasan Kuat

Sosialisasikan pembatalan keberangkatan calon jemaah haji

Ketua IPHI Jeneponto:  Pembatalan Keberangkatan Haji Punya Alasan Kuat
Sosialisasikan pembatalan keberangkatan calon jemaah haji di Kabupaten Jeneponto. (IST)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Syafruddin Nurdin membuka sosialisasi keputusan Menteri Agama nomor 660 tahun 2021 di Gedung Sipitangari, Jeneponto, Selasa (12/10/2021).


Sosialiasasi ini digelar kepada seluruh calon jemaah haji asal Jeneponto yang dijadwalkan berangkat pada 2022.


"Kenapa ini kita sosisalisasikan, kita tahu bahwa Jeneponto ini termasuk kabupaten yang punya jemaah banyak dan ini harus diberikan pengertian betul. Bahwa pembatalan ini punya alasan yang sangat kuat," ujar Syafruddin Nurdin kepada KABAR.NEWS usai sosialisasi.


Sekda Kabupaten Jeneponto ini menjelaskan, pembatalan keberangkatan calon jemaah haji merupakan masalah bersama.


"Alasannya kan karena pandemi. Karena ini bukan hanya persoalan Jeneponto saja, termasuk negara Arab itu juga sendiri memang belum membuka," jelasnya.


Menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia, kata Syafruddin, kemungkinan akan membuat Arab Saudi kembali mengeluarkan kebijakan terkait penerimaan calon jemaah haji asal Tanah Air. 


"Tapi sekarang pandemi yang agak mulai turun sekarang. Maka kemungkinan  akan ada kebijakan pemerintah Arab Saudi. Dengan adanya kebijakan nanti memungkinkan bisa kembali menerima jemaah haji. Maka inilah yang kita sosialisasikan kepada mereka," ungkapnya.


Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Ali Yafid mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan informasi langsung kepada jemaah haji di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan.


"Jemaah daftar tunggu di Sulsel kurang lebih 240 ribu dengan kapasitas per tahun kuota kita itu 7.227, maka asumsi 227 dibagi 272, kira-kira daftar tunggu itu 346 jemaah," ucapnya.


Dia bilang, kuota untuk Jeneponto sebanyak 339 orang, dengan daftar tunggu hampir 13 ribu jemaah haji. "Kita apresiasi pemerintah daerah, karena sudah memberikan informasi terlebih dahulu soal sosialisasi ini," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B