Skip to main content

Ketua DPRD Sinjai Diduga Salah Gunakan Randis, Sekwan: Mobil Itu Bukan Lagi Aset DPRD

aaaa
Sekretaris DPRD Sinjai, Lukman Mannan


KABAR.NEWS, Sinjai - Maraknya pemberitaan terkait dilaporkannya Ketua DPRD Sinjai Abd Haris Umar ke Badan Kehormatan DPRD Sinjai atas dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas (Randis) dalam kampanye pada Pilkada Sinjai.

Menanggapi hal informasi itu Sekretaris DPRD Sinjai, Lukman Mannan mengklarifikasi jika Mobil Dinas dengan nomor plat DW 633 D yang diduga disalahgunakan oleh Abdul Haris Umar adalah milik Sekretariat Dewan.

"Mobil tersebut bukan lagi asetnya DPRD, namun asetnya sekretariat daerah, karena saya sudah mutasi pada bulan november tahun lalu, ada surat mutasinya sama saya dan itu ditanda tangani oleh saya dengan pak Sekda," ungkapnya, Kamis, (12/7/2018).

"Di STNK Mobil itu memang tertera milik Sekretariat Dewan, namun sudah dimutasi aset atau dikembalikan ke bagian Aset Pemda beberapa waktu lalu dan belum dibalik nama," tambahnya.

Menurut Lukman, ada 5 (lima) unit Mobil Dinas yang sudah dimutasi ke Sekertariat Daerah Kabupaten Sinjai, termasuk penggunaanya bukan lagi kewenangan DPRD.

"Kendaraan yang dimaksud, penggunaannya bukan lagi kewenangan kami, sesuai berita acara penyerahan barang inventaris ke Pemda Sinjai. Soal siapa yang pakai mobil dinas DW 633 D sekarang, kami Sekretariat Dewan tidak tahu menahu lagi," jelasnya.

Sebelumnya, Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sinjai melaporkan Ketua DPRD Kabupaten Sinjai atas dugaan pelanggaran, dengan penyalahgunaan Randis Sekretariat Dewan.

Melalui surat ke Badan Kehormatan DPRD Sinjai, KOPEL mengadukan, Abdul Haris Umar, selaku pimpinan DPRD Sinjai terkait adanya indikasi dugaan pelanggaran penggunaan randis  pada saat masa Pilkada Sinjai 2018.

 

  • Syarif

 

loading...