Skip to main content

Ketua BPH STIPM Sinjai Akan Pecat Oknum Dosen yang Berpolitik Praktis

Sinjai
Spanduk kampanye yang ditemukan di area kampus STIPM Sinjai.


KABAR.NEWS, Sinjai - Ketua BPH Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiayah (STIPM) Sinjai Marsuki Ali angkat bicara terkait dugaan terjadinya politik praktis di dalam lingkungan Kampus.


Hal ini diketahui, pada saat sejumlah mahasiswa STIPM Sinjai menggelar aksi di halaman Kampus sekitar Pukul 09.30 wita pagi tadi. Marsuki Ali saat audiens dengan mahasiswa mengatakan akan menyikapi persoalan ini dan akan segera menyelesaikan masalah tersebut.


Baca Juga:


“Kami akan menyelesaikan hal tersebut. Memang di dalam kampus dilarang melakukan kampanye dan jika ditemukan ada oknum dosen yang melakukan hal seperti itu maka kami akan berhentikan," tegasnya.


Salah satu orator aksi, Paris menyampaikan bahwa kampus itu tempat pendidikan bukan tempat kampanye, itu sudah diatur dalam undang-undang pemilu. 


"Kami keberatan dengan adanya kegiatan tersebut. Dan kami meminta pihak kampus untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ungkap Paris saat berdialog dengan pihak kampus.


Diketahui, Ada tiga tuntutan yang dilontarkan para mahasiswa ini yakni Penerima Beasiswa, Tolak Politik Praktis, dan Cash. Aksi ini dilakukan karena diduga ada oknum Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Pusat yang melakukan kampanye secara terang-terangan dengan menjanjikan Rumah Beasiswa Aspirasi saat berkunjung di STIPM Sinjai.

  • Syarif

 

loading...