Ketersediaan Pangan Strategis di Sinjai Dijamin Aman Hingga Idul Adha

Menurut Dinas Ketahanan Pangan Sinjai

Ketersediaan Pangan Strategis di Sinjai Dijamin Aman Hingga Idul Adha
Salah satu toko pedagang Sembako di Pasar Sentral Sinjai. (KABAR.NEWS/ Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Kebutuhan 11 pangan strategis di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dijamin tersedia hingga lebaran Idul Adha 2021. Hal itu berdasarkan hasil pantauan dan monitoring ketersediaan 11 komoditas pangan strategis di pekan keempat bulan Juni 2021.


"Berdasarkan hasil pantauan dan evaluasi kebutuhan 11 pangan strategis yang kami pantau tiap pekan di Pasar-pasar yang ada di Sinjai tersedia dan aman hingga  Idul Adha," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Marwatiah, Senin (5/7/2021). (Baca juga: Tunaikan Janji, PUPR Sinjai Segera Benahi Bendungan Kalamisu yang Jebol)


Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan, ketesediaan beras berkisar 128,55 ton dengan kebutuhan masyarakat 35,77 ton sehingga ada neraca atau persediaan 92,78 ton. 


Daging sapi tersedia stok 35,41 ton dengan kebutuhan 20 ton. Kebutuhan masyarakat akan gula pasir 40,94 ton sementara stok tersedia 89,06 ton.


Sementara, kebutuhan minyak goreng berkisar 25,21 ton, stok tersedia 65,11 ton. Kemudian kebutuhan bawang putih 8,41 ton, stok tersedia 24,46 ton, sedangkan kebutuhan bawang merah 20 ton dengan ketersediaan 35,41 ton. 


Kata Marwatiah, ketersediaan stok akan terus mengalir sesuai rencana sehingga Pemkab Sinjai meminta masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok pangan atau harga melonjak tajam.


"Untuk itu masyarakat Sinjai tidak perlu khawatir akan kebutuhan pokok di Sinjai hingga hari Raya Idul Adha," katanya. (Baca juga: Manajer PLN Sinjai Berganti, Wabup Harap Sinergi Diperkuat)


Pangan strategis lainnya semisal cabai besar, cabai rawit, telur ayam, jagung, dan daging ayam juga memiliki ketersediaan hingga di hari raya kurban. 


"Khusus untuk komoditi cabe rawit harganya tidak stabil terkadang harganya agak tinggi, kadang juga anjlok dan ini mempengaruhi inflasi, tetapi tetap tersedia saat ini 0,51 ton," jelasnya.


Penulis: Syarif/B