Skip to main content

Kerabat Bupati Soppeng Jadi Korban Penyekapan dan Pencurian

sfad
Pelaku pembobolan rumah kerabat Bupati Soppeng yang diamankan polisi. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar- Seorang wanita yang merupakan keluarga Bupati Soppeng menjadi korban pencurian serta penyekapan yang dilakukan dua orang pria. Satu pelaku sudah diamankan polisi, satu lagi masih dalam pengejaran petugas atau DPO.


Pelaku yakni Indrayadi (23) warga Jalan Waduk Tunggu Pampang Pondok Borong Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Ia diamankan polisi di kediamannya pada, Kamis (20/2/2020).


Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Supriyadi Idrus mengatakan, bahwa kedua pelaku tersebut membobol rumah korban yakni Metri Dwi Jayanti (25), di Jalan Toddopuli X Perumahan Griya Puspita Sari, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Selasa (18/2/2020) lalu.


"Pelakunya dua orang, yang satunya sudah kita amankan, satunya sudah diketahui identitasnya dan masih dalam pengejaran petugas,"jelasnya saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via seluler. Jumat (21/2/2020).


Baca juga: Nekat Susul Kekasihnya di Sidrap, Warga Negara Filipina Dideportasi


Lebih jauh, perwira polisi berpangkat satu bunga itu juga menjelaskan bahwa, pelaku telah mengintai rumah korban sebelum melancarkan aksinya.


"Mereka memantau dulu keadaan rumahnya lalu, setelah dia (pelaku) sudah anggap kosong baru dia masuk. Mereka lewat pintu belakang rumah,"kata Kompol Supriyadi Idrus.


Terpisah, Kanit Reserse Kriminal Polsek Manggala, Iptu Syamsuddin mengungkapkan bahwa, saat pelaku masuk kedalam rumah, mereka dipergoki oleh korban yang keluar dari kamarnya.


"(Korban) bukan anak (Bupati) tapi keluarga dari Bupati Soppeng, saat kedua pelaku ini beraksi dia bertemu korban dalam rumah makanya dia (korban) disekap, pada saat disekap pelaku juga memukul dan mencakar wajah korban. Pelaku bertemu dengan korban saat keluar dari kamarnya. Dia kemudian diikat dengan lakban dan mulutnya ditutup,"kata Iptu Syamsuddin.


"Pelaku memang kenal dengan korban, karena pelaku pernah kesana (ke rumah korban), teman korban pernah berpacaran dengan pelaku ini, jadi pernah kesana,"sambungnya.


Saat korban disekap, pelaku pun beraksi menguras habis barang berharga milik korban, setelah itu pergi meninggalkan rumah tersebut. "Pelaku mengambil barang milik Korban berupa tas, cincin, serta handphone,"pungkasnya.


Penulis : Reza Rivaldy/B

 

loading...