Kenalkan Muthi, Mahasiswa asal Gowa Raih Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat

- Program Community College Initiative Program (CCIP)

Kenalkan Muthi, Mahasiswa asal Gowa Raih Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat
Muthi Syahidah Arifuddin. (Dok. IST)






KABAR.NEWS, Gowa - Menempuh pendidikan di luar negeri mungkin menjadi impian dan dambaan setiap pelajar Indonesia. Terlebih jika kesempatan menimba ilmu di luar negeri berkat bantuan beasiswa.


Kebahagiaan itu yang dirasakan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Muthi Syahidah Arifuddin. Dia berhasil meraih program beasiswa Community College Initiative Program (CCIP) untuk kuliah di Amerika Serikat (AS).


Muthi mengaku sangat senang setelah dirinya berhasil lolos dari program beasiswa ini, pasalnya dari dulu ia memang mendambakan bisa menempuh pendidikan di Negeri Paman Sam.


"Alhamdulillah bersyukur dan sangat bahagia karena bisa lolos beasiswa dari American Indonesian Exchange Foundation, dimana saya bisa merasakan atmosfer perkuliahan langsung di Amerika bersama participant internasional lainnya," kata Muthi Syahidah Arifuddin kepada 
KABAR.NEWS saat ditemui di Kabupaten Gowa, Rabu (30/12/2020).


Muthi ini mengaku, selama kuliah nantinya di AS tepatnya di Kirkwood Community College, dirinya tak hanya akan belajar pendidikan formal. Namun, ia juga akan belajar mengenai budaya di negeri adidaya.


Di AS nanti, Muthi juga akan lebih mendalami tentang dunia jurnalistik yang merupakan profesinya saat ini. Alumni Sastra Inggris Unhas ini merupakan salah satu penyiar radio GAMA 93,7 FM.


"Senang sekali bisa mendapatkan kesempatan kuliah dan magang di negeri Paman sam . Tentunya yang paling penting adalah saya bisa belajar banyak tentang dunia jurnalistik langsung di Amerika," ucap Muthi. 


Namun, perjuangannya meraih beasiswa belajar ke AS ini tak mudah. Sebab ia harus bersaing ketat bersama 700 orang pendaftar dari seluruh Indonesia.


"Saya mewakili Sulsel bersama 1 teman saya yang lain dari proses seleksi sebanyak 700-an pendaftar CCI Program di seluruh Indonesia," ujarnya.


Perempuan kelahiran Gowa 23 Desember 1995 ini nantinya akan berangkat ke AS awal tahun tepatnya pada Sabtu 2 Januari 2021. 


Kendati demikian, proses perkuliahan yang seharusnya ia jalani selama 2 semester secara langsung di AS terpaksa hanya sisa 1 semester saja. Musababnya adalah kondisi dunia yang masih terjangkit wabah Covid-19 sehingga satu semester ia lakukan secara daring atau online.


Olehnya itu, anak kedua dari 3 bersaudara dari pasangan Arifuddin Djarung dan Johriati ini berharap setelah balik dari AS, ia bisa berbagi ilmu dan wawasan yang ia dapatkan selama menempuh pedidikan negeri yang memiliki ikon patung liberty itu.


"Setelah balik dari IOWA semoga bisa lebih open-minded (berpikir  terbuka), bisa lebih banyak belajar tentang budaya Amerika, skillnya bertambah serta build networking (Membangun Relasi) lebih banyak lagi dan tentunya bisa berkontribusi untuk daerah aaya sendiri lewat sharing (berbagi wawasan) tentang dunia jurnalistik ke semua orang yang membutuhkan" ungkap perempuan manis yang bercita-cita menjadi dosen ini.


CCI Program menyediakan program akademik non-gelar berkualitas di perguruan tinggi masyarakat AS yang ditujukan untuk membangun keterampilan teknis, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, dan memperkuat kemampuan bahasa Inggris. 


Program ini juga memberikan kesempatan untuk magang profesional, layanan pembelajaran, dan kegiatan keterlibatan masyarakat. Para participant menghabiskan hampir satu tahun akademik di Amerika Serikat dan bisa mendapatkan sertifikat di bidang studi mereka.


Kemudian, setelah menyelesaikan program ini, para peserta diwajibkan pulang ke negaranya masing-masing dengan keterampilan dan keahlian baru untuk membantu mereka berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan negara dan daerah.


Penulis: Darsil Yahya/B