Kementerian PUPR akan Bangun Kios yang Terbakar di Pasar Sentral Sinjai

*Setelah berkoordinasi Kementerian Perdagangan

Kementerian PUPR akan Bangun Kios yang Terbakar di Pasar Sentral Sinjai
Sejumlah pedagang membersihkan puing-puing sisa kebakaran Pasar Sentral Sinjai pada Februari 2022. (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai – Kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Sentral Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Februari 2022 masih meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat khususnya para pedagang yang mendiami kios tersebut.


Betapa tidak, sebagian besar pedagang yang berjualan di Pasar Sentral tersebut tidak mampu menyelamatkan barang jualannya. Akibatnya, kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah.


Atas kejadian tersebut, Pemkab Sinjai terus melakukan berbagai upaya agar para pedagang tersebut bisa kembali berjualan dengan normal.


Upaya tersebut akhirnya berhasil dengan akan dibangunnya kembali kios baru bagi para pedagang yang menjadi korban kebakaran.
 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Sinjai, Muh. Saleh saat menjadi narasumbser dalam dialog ‘OPD Bicara’ di Studio Radio Suara Bersatu FM, Selasa (17/5/2022) kemarin.


Menurutnya, upaya komunikasi dan koordinasi yang dilakukan selama ini oleh pihaknya dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah pusat melalui Direktorat Logistik Kementerian Perdagangan akhirnya membuahkan hasil.
 

"Alhamdulilah upaya yang dilakukan oleh bapak Bupati Sinjai yang selalu intens menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat akhirnya membuahkan kabar gembira, dimana Pemerintah Pusat akan kembali membangun kios pedagang yang telah terbakar beberapa waktu lalu," jelasnya.


Saleh menjelaskan, pembangunan pasar akan dibangun oleh Kementerian PUPR sebab anggaran yang digelontorkan jumlahnya tidak sedikit dan melebihi dari platform anggaran di Kementerian Perdagangan.

 
"Secara nasional Kementerian PUPR akan membangun 6 pasar tahun ini, dan di Sulsel hanya Kabupaten Gowa dan Sinjai yang dapat program ini. Olehnya itu, kita patut bersyukur karena perjuangan pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati Sinjai selama ini tidak sia-sia," jelasnya.


Lanjut Saleh, rencananya tim dari Kemeterian PUPR dan Kementerian Perdagangan akan datang ke Kabupaten Sinjai untuk peninjauan lokasi pada  30 Mei sampai 1 Juni 2022.


"Pembangunan kembali pasar di lokasi yang sama dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan sehingga kedepan pasar ini menjadi bangunan yang bersih, tertata, dan tidak kumuh. Kita berdoa semoga pembangunannyaa bisa segera dimulai," tambahnya.


Bupati Sinjai Andi Seto menambahkan, pembangunan pasar ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pedagang, agar pemulihan ekonomi di era pandemi Covid-19 ini dapat berjalan lebih cepat.


"Pembangunan kios di pasar sentral ini nantinya diharapkan akan dapat menampung seluruh pedagang lama, ditambah dengan beberapa pedagang yang biasa menempel di kios-kios yang terbakar," pungkasnya.


Penulis: Syarif/A