Skip to main content

Kemenko Maritim Gandeng KNPI Takalar Sosialisasikan Gerakan Indonesia Bersih

a

Dari kiri-kanan: Ketua KNPI Takalar, Yardi, Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan Andi Rijal Mustamu, Deputi IV bidang SDM, Iptek dan Budaya Maritim Kemenko Kemaritiman RI Dr. Ir. Safri Burhanuddin DEA, Prof.Dr.H.Kadir Ahmad, M.Si, Drs Muh.Yunis Razak, saat sosialisasi gerakan Indonesia Bersih, di Takalar, Minggu (17/3/2019)

KABAR.NEWS, Takalar - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Takalar, bekerjasama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, menggelar sosialisasi Gerakan Indonesia Bersih, di Hotel Grand Kalampa Takalar, Minggu (17/3/2019). 


Kegiatan tersebut menghadirkan Deputi IV Bidang SDM, Iptek, dan Budaya Maritim Kemenko Kemaritiman, Dr. Safri Burhanuddin, DEA. Dalam sambutannya, dia menyampaikan kegiatan sosialisasi ini merupakan yang pertama di Sulawesi Selatan, dan pertama di Indonesia setelah launching gerakan 19 Februari lalu. 


"Ini adalah kegiatan sosialisasi pertama setelah launching 19 Februari lalu, dan satu satunya sosialisasi di Sulawesi Selatan", ungkap Safri Burhanuddin. 


Hadir juga dalam acara tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Takalar, Andi Rijal Mustamu, Kepala Bidang Jejaring Inovasi Pariwisata, Bahari Asdep JIM Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim Edi susilo, SPi, M.Si, dan 150 peserta perwakilan KNPI, OKP dan masyarakat perwakilan 9 kecamatan sekabupaten Takalar. 


Beberapa narasumber yang hadir dalam sosialisasi ini, antara lain Prof Dr. H. Kadir Ahmad, M.Si (Akademisi) dengan Materi Gerakan Hidup Bersih dalam perspektif Budaya Lokal, Drs Muh.Yunus Razak (Alumni PPRA 48 Lemhannas RI) dengan materi Hidup Bersih dan Cita-cita nasional, Jusalim Sammak, S.Pi, MH. (Ketua ISNU Takalar) dengan materi Gerakan Hidup Bersih dalam tinjauan pemuda, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH. Hasid Hasan Palogai SH, MA dengan materi Budaya Hidup bersih dalam tinjauan islam.

 

Dalam materinya, Prof. Dr. H. Kadir Ahmad, M.Si, mengungkapkan orang Makassar memiliki budaya lokal hidup bersih, yang sangat tinggi. Salah satu contoh nampak dari model rumah panggung orang Bugis Makassar.


"Budaya hidup bersih harus menjadi sebuah kebiasaan, dari kebiasaan akan jadi karakter," urai Prof. Kadir Ahmad di hadapan peserta sosialisasi.


Ketua DPD KNPI Takalar Yardi, mengatakan kegiatan sosialisasi hari ini adalah bentuk dukungan pemuda khususnya KNPI Takalar, dalam mendukung program pemerintah.


"Ini adalah bentuk dukungan KNPI untuk mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan Gerakan Indonesia Bersih, sekaligus bentuk dukungan terhadap program Gema tasamara, untuk wujudkan tahun 2019 Takalar meraih piala Adipura," jelas Yardi.


Dirinya juga berharap pemuda bisa menjadi teladan dimasyarakat. " Menjadi teladan di masyarakat, dan juga menjadi pelopor gerakan hidup bersih baik di Kabupaten Takalar dan Sulawesi Selatan," tutupnya.


  • Abdul Kadir

 

loading...