Skip to main content

Kemenhub Gratiskan Pengurusan Dokumen Kapal Nelayan

Kapal Nelayan

 


KABAR.NEWS, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan fasilitas khusus kepada nelayan untuk pengukuran kapal agar mendapatkan surat laut ataupun pas secara gratis


Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hengki Angkasawan mengatakan, surat laut atau surat tanda kebangsaan kapal Indonesia merupakan kewajiban yang harus dimiliki setiap kapal yang berlayar di perairan Indonesia.


Baca Juga:


Itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2018 pasal 163 yang menyatakan bahwa Surat Tanda Kebangsaan Kapal Indonesia harus dimiliki oleh setiap kapal yang didaftar di Indonesia dan berlayar di laut. 


"Kita akan lakukan pengukuran kapal secara gratis, agar kapal-kapal mendapatkan dokumen yang sah untuk berlayar," ujarnya melalui keterangan resminya, Minggu (10/2/2019). 


Sampai saat ini, dia mengatakan, pengukuran kapal secara gratis masih terus dilakukan di sejumlah daerah. Misalnya di Jawa Timur, terdapat sebanyak 1.436 kapal yang sudah didata dan diusulkan untuk dilakukan pengukuran. 


"Per tanggal 8 Februari 2019 Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak sudah menerbitkan Pas Kecil untuk 145 kapal dan Surat Tukang Kapal untuk 364 kapal yang berada di Provinsi Jawa Timur," ungkapnya.


Surat Tanda Kebangsaan Kapal Indonesia dapat berbentuk Surat Laut, yakni untuk kapal berukuran 175 Gross Tonage (GT), Pas Besar untuk kapal berukuran 7-175 GT, serta Pas Kecil untuk kapal berukuran kurang dari 7 GT.


“Surat laut, pas besar maupun pas kecil ini berfungsi sebagai dokumen kepemilikan kapal, serta surat tanda kebangsaan kapal yang sah. Selain itu juga, apabila pemilik kapal memiliki dokumen ini akan mendapatkan asuransi perjalanan pelayaran dan bisa juga digunakan sebagai jaminan kredit usaha,” tutur Hengki.
 

 

loading...