Kemenag Sinjai amankan dua Pengikut Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf

* Keduanya tak tahu jika aliran ini dinyatakan sesat oleh MUI

Kemenag Sinjai amankan dua Pengikut Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf
Kepala Kemenag Sinjai, Jamaris (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mengamankan dua warga Desa Patongko, Kecamatan Tellulimpoe, yang diduga menjadi pengikut kelompok Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf.


Paham Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf dinyatakan sesat atau menyimpang dari ajaran Agama Islam sesuai fatwa Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Sinjai nomor 01/MUI-SJ/ VI/2014.


Kepala Kemenag Sinjai Jamaris mengatakan, dua warga Desa Patongko yang menjadi pengikut Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf, tidak mengetahui bahwa aliran keagamaan ini dinyatakan sesat.


"Mereka mengakui bahwa tidak tahu menahu bahwa aliran Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa adalah faham yang menyimpang dan menyesatkan," kata Jamaris saat dikonfirmasi, Kamis (15/9/2022).


Jamaris menjelaskan, aliran Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa dinyatakan sesat oleh MUI Sinjai karena ajaran dan pengamalannya berbeda dengan ajaran Islam.


"Isi fatwa tersebut antara lain bahwa Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa secara khusus dan secara umum di Kabupaten Sinjai baik dari sisi keyakinan maupun pengamalan, adalah faham yang menyimpang dan menyesatkan," katanya.


Menurut Jamaris, kedua warga Desa Patongko yang ikut aliran ini sudah berjanji dan menandatangani surat pernyataan akan kembali kepada ajaran agama yang benar dan siap diberikan pembinaan oleh pemerintah.


Atas kejadian tersebut, Jamaris berharap, semua unsur masyarakat bisa bersama-sama berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap aliran keagamaan dan aliran kepercayaan yang diindikasi menyimpang.


"Kita berharap semua lapisan masyarakat dapat berhati-hati dan menyaring setiap informasi yang berkembang termasuk aliran baru dan terkesan menyesatkan masyarakat," bebernya.


Sebelumnya, Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM) Kejari Sinjai, sudah turun ke masyarakat untuk memastikan informasi adanya warga Desa Patongko menjadi pengikut Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa.


Ketua Pakem Sinjai Zulkarnaen Lopa mengatakan pihaknya tidak mentoleransi segala bentuk aliran atau paham yang menyimpang dan meyesatkan masyarakat Butta Panrita Lopi.


"Sebelum melakukan penindakan tentunya kita selalu mengedepankan upaya-upaya persuasif dan melakukan pembinaan agar yang bersangkutan kembali kejalan yang benar," ujar Zulkarnaen yang juga selaku Kajari Sinjai.


Penulis: Syarif/B