Kemenag Serahkan Sertifikat Halal Vaksin Covid-19

Memastikan vaksin Covid-19 halal dan layak digunakan.

Kemenag Serahkan Sertifikat Halal Vaksin Covid-19
Kemenag menyerahkan sertifikat halal Covid-19 ke PT Bio Farma. (Capture YouTube Kemenag)






KABAR.NEWS, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan vaksin Covid-19 halal setelah menyerahkan sertifikasi halal kepada PT Bio Farma. Sertifikasi halal tersebut sudah sesuai dengan Undang Undang. 

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid mengatakan kehahalan vaksin Covid-19 sudah ditetapkan oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 11 Januari 2021. Zainut mengaku selain itu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19. 

"Proses sertifikasi halal dilakukan sesuai regulasi yang diatur dalam UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal," ujarnya melalui akun YouTube Kemenag, Rabu (13/1/2021).

Dengan adanya sertifikasi halal dan izin penggunaan darurat Covid-19, Zainut berharap masyarakat tidak perlu takut lagi untuk ikut dalam vaksinasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program vaksinasi Covid-19. 

"Semoga kesepahaman dan kebersamaan kita dapat mengikuti vaksin ini pandemi COVID atas izin Allah dapat segera berakhir," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir berharap dengan adanya sertifikasi halal vaksi Covid-19, semua pihak dapat bekerja sama dalam proses vaksinasi hingga tuntas.

"Hari ini kami akan menerima sertifikasi halal dari Kemenag. Sekali lagi terima kasih atas segala bantuan. Produknya sudah mendapatkan sertifikasi," tuturnya. 

Sebelumnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah selesai melakukan audit terhadap vaksin Covid-19 Sinovac yang diproduksi China. MUI mengatakan vaksin tersebut halal dan suci.