Skip to main content

Kembali Diperiksa Sebagai Saksi, IYL Dicerca 73 Pertanyaan Terkait Kota Idaman

Ichsan Yasin
Mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo. 


KABAR.NEWS, Gowa - Mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo (IYL) kembali diperiksa penyidik Polres Gowa, Senin (18/3/2019) malam. Pemeriksaannya kali ini sebagai saksi terkait dugaan Tindak Pidana korupsi (tipikor) yang terjadi dalam pembangunan kawasan kota idaman di Kecamatan Pattalassang. 


Sebelumnya, Mantan Bupati Gowa ini telah menjalani pemeriksaan selama 10 jam pada Jumat (15/3) lalu. 


Baca Juga:
 

Wakapolres Gowa saat dikonfirmasi membenarkan telah dilakukan pemeriksaan kembali oleh penyidik terhadap IYL selama 10 jam. IYL menjalani pemeriksaan panjang ini karena pembangunan kota Idaman digagas saat IYL menjabat sebagai bupati Gowa pada saat itu.


"Pemeriksaan dimulai pukul 10.00 sampai 21.00 Wita. Total ada 73 pertanyaan dari penyidik," ungkapnya.


Saat ditanya terkait perkembangan kasus kota idaman yang mengambil luas lahan sebesar 284 hektare tersebut, Kompol Muh Fajri memilih bungkam. 


"Yang jelas kami sangat mengapresiasi terkait kerjasama yang diberikan oleh pak IYL. Itu saja yang bisa kami sampaikan saat ini," pungkasnya.


Sementara, IYL dihadapan media mengaku siap bekerjasama lebih lanjut jika memang diperlukan oleh penyidik. IYL pun kembali menegaskan jika pembangunan kota idaman tidak ada unsur korupsi, mengingat semua dilakukan oleh developer, sehingga tidak ada uang negara.


Lanjutnya, pemerintah kabupaten saat itu hanya sebatas mengeluarkan izin prinsip dan izin lokasi setelah ada pertimbangan dari pihak BPN. 


"Yang masalah kalau Pemkab Gowa keluarkan IMB. Tapi ini kan ini tidak, karena syarat IMB semua permasalahn di atas lahan harus sudah selesai," tandas IYL.


Selama menjalani pemeriksaan IYL diberi kesempatan untuk menjalankan ibadah sebagai muslim yang taat serta berkesempatan makan dan istirahat. 

  • Afrilian Cahaya Putri