Skip to main content

Kemarau Turunkan Produksi Rumput Laut

Petani rumput laut
Patani rumput laut sedang menjemur dan memilah rumput laut / Saharuddin

KABAR.NEWS, Pangkep - Musim kemarau berkepanjangan di Sulawesi Selatan membuat harga rumput laut turun. Cuaca panas mengakibatkan salinitas, tingkat keasinan atau kadar garam terlarut dalam air tinggi.

 

Seperti Petani rumput laut yang ada di Kampung Katojoa, Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labakkang, Pangkep mengeluhkan harga rumput laut yang turun, ditambah lagi produksi rumput laut saat musim kemarau ini, menurun.

 

Salah seorang petani rumput laut, Arman menjelaskan bahwa, saat ini harga rumput laut yang sudah dikeringkan hanya berkisar Rp 22 ribu per kilogram, harga itu turun, dari sebelumnya Rp25 ribu per kilogram. 

 

Turunnya harga rumput laut ini, dipenguruhi juga dari kualitas rumput laut, yang masih menyisakan kotoran dan lumut saat musim kemarau seperti sekarang ini.

 

Selain itu, Arman juga mengaku saat ini, produksi rumput laut pun menurun, tahun lalu produksi rumput lautnya mencapai 700 kilogram satu masa panen, sementara kali ini diprediksi hasil panen hanya 200 kilogram saja.

 

"Kalau harga sekarang ini turun, sebelumnya harga bisa Rp24 ribu atau Rp25 ribu, tetapi sekarang sisa Rp 22 ribu, itu yang sudah dikeringkan. Kalau yang basah harganya Rp4 ribu per kilogram," ungkapnya, Senin (7/10/2019).

 

Senada dengan itu, petani rumput laut lainnya, Haeruddin mengaku, musim kemarau seperti sekarang ini mengurangi hasil panen rumput laut, sebab gelombang ombak yang besar membuat hasil budidaya rumput laut banyak yang rusak, belum lagi dipenuhi dengan kotoran dan lumut.

 

"Susah sekarang ini, gelombang tinggi. Jadi rumput laut juga banyak yang rusak. Cuaca yang sangat terik jugs menyulitkan kita tiap saat ke perairan untuk memanen hasil," keluhnya.

 

Terpisah, Penyuluh Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Wahyuni yang juga turun langsung mendampingi pembudidaya rumput laut di Kampung Katojoa, Kelurahan Labakkang, Kamis, 4 Oktober mengaku, pihaknya kerap turun langsung pendampingan agar, dalam pelaksanaan budidaya rumput laut oleh petani dapat maksimal.

 

"Kita berikan pendampingan agar dalam budidayanya itu bagus, termasuk kita imbau untuk petani ini menggunakan tempat khusus yang telah disiapkan untuk mengeringkan rumput laut, agar jalanan tidak dipakai untuk mengeringkan rumput laut," imbuhnya.

 

Saharuddin

 

 

 

loading...