Keluarga Tak Yakin Firman Tewas Karena Kecelakaan di Tol Sutami

Sedang diautopsi

Keluarga Tak Yakin Firman Tewas Karena Kecelakaan di Tol Sutami
Petugas kesehatan mengevakuasi jenazah Firman yang tergeletak di Jalan Tol Sutami, Makassar. (IST)












KABAR.NEWS, Makassar - Kematian Firman yang ditemukan dengan sejumlah luka menganga pada wajahnya di Jalan Tol Ir. Soetami Km 3, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, pada Senin (16/11/2020) malam lalu, masih menyisahkan tanda tanya bagi pihak keluarga.


Kakak Firman bernama Yunus mengatakan, kejadian yang menimpa adiknya itu akan dilaporkan ke Polsek Tamalanrea. Tujuan pelaporan agar jenazah Firman diautopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.


"Saya juga belum bisa berasumsi bahwa korban pembunuhan. Yang saya lihat dan paling meragukan itu, bahwa bukan lakalantas (ialah) lubang di hidung dan luka di telinga, di telinganya itu kan ada bekas luka teriris tidak seperti luka benturan," kata Yunus kepada wartawan di gedung Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Kota Makassar, Selasa (17/11/2020) malam.


Menurut Yunus, sempat muncul dugaan penyebab kematian Firman akibat kecelakaan atau tabrak lari. Namun, pihak keluarga yang telah melihat jasad Firman tidak percaya dengan adanya dugaan kecelakaan atau tabrak lari itu. Luka pada korban dianggap tidak identik dengan korban kecelakaan.


Lanjut Yunus, adik ketiganya dari lima bersaudara itu, tidak pernah terlibat permasalahan dengan seseorang. "Untuk permasalahan akhir-akhir ini tidak ada saya dengar," ujar pria 40 tahun ini.


Yunus juga mengungkapkan bahwa keseharian Firman juga kerap bergabung dengan kelompok jamaah tabligh yang berdakwah dari masjid ke masjid.


"Kan dia (Firman) jamaah tabligh. Jadi kerjanya itu pindah dari masjid ke masjid (berdakwah), mulai dari Mamajang, Kerung-kerung, Kapoposang, Masjid Raya," ucap Yunus.


Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Forensik Biddokkes Polda Sulsel guna melakukan autopsi terhadap jasad Firman.


"Sudah dilakukan autopsi semalam, tinggal kita tunggu hasilnya, untuk penyebab kematiannya," ucapnya saat dihubungi KABAR.NEWS, Rabu (18/11/2020).

Firman pertama kali ditemukan tergeletak oleh petugas patroli jalan tol yang menerima laporan dari warga. Saat ditemukan petugas, pria itu mengenakan celana panjang warna abu-abu dan baju kaos oblong hitam bergaris garis merah, tergeletak tepat ditengah jalan Tol.


Penulis: Reza Rivaldy/B