Kejari Sinjai Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Narkoba Terbanyak

Kasus narkoba mendominasi perkara hukum di Sinjai

Kejari Sinjai Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Narkoba Terbanyak
Pengecekan kembali sejumlah Barang Bukti sebelum dimusnahkan. (KABAR.NEWS/ Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai, Sulawesi Selatan memusnahkan barang bukti 23 Perkara Tindak Pidana Umum yang telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan isi putusan pengadilan, Senin (19/7/2021).


Pemusnahan barang ini dilakukan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sinjai, disaksikan oleh Kapolres AKBP Iwan Irmawan, Dandim 1424 Letkol Inf. Ely Asyer Sitompul, Ketua Pengadilan Negeri Agung Nugroho Suryo, Kepala Rutan Kelas IIB Ishak dan Sekdis Kesehatan Farina Irfani.


"Kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan agenda rutin Kejari Sinjai sebagai tindak lanjut tugas dan kewenangan jaksa selaku eksekutor dalam melaksanakan amar putusan terkait barang bukti yang perkaranya telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkracht," jelas Kepala Kejari Sinjai, Ajie Prasetya.


Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa narkotika jenis sabu seberat 10 gram lebih, tembakau gorilla 3 gram, dan ratusan obat-obatan daftar G dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air.


Sedangkan untuk barang bukti lainnya berupa 2 handphone, sebilah badik dan lainnya dilakukan dengan cara dirusak lalu dibakar.


"Kasus yang menonjol di Kabupaten Sinjai, kisaran 70-80 persen Kasus yang masuk di kepolisian dan kejaksaan adalah kasus Narkotika," sebut Ajie Prasetya


Ajie menjelaskan, pemusnahan barang bukti narkotika, juga merupakan upaya Kejari Sinjai dalam mendukung program pemerintah dalam meminimalisir dan mengantisipasi maraknya peredaran narkoba.


"Ini adalah komitmen kami bersama pihak Polres, Pengadilan Negeri Sinjai, dan APH lainnya dalam memberantas kasus-kasus, termasuk peredaran narkoba," ungkapnya.


Penulis: Syarif/A