Kawanan Begal di Makassar Sasar Korbannya Lewat Open BO MiChat

Diringkus polisi

Kawanan Begal di Makassar Sasar Korbannya Lewat Open BO MiChat
Para terduga pelaku tindak kekerasan bermodus aplikasi MiChat diamankan di kantor Polsek Manggala, Kota Makassar. (IST)












KABAR.NEWS, Makassar - Empat remaja kawanan begal bermodus "Open BO" via aplikasi MiChat diringkus Tim Gabungan Polsek Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah melakukan penganiayaan. Selasa (9/11/2021).


Kapolsek Manggala Makassar Kompol Supriady Idrus menjelaskan, para pelaku dibekuk di Jalan Inspeksi Kanal Bitowa pada Selasa (9/11/2021), dini hari. Lokasi itu juga merupakan tempat kejadian perkara di mana korban diserang menggunakan anak panah.


"Penangkapan berdasarkan No : LP/197/XI/K/2021/SEK MANGGALA, tertanggal 7 November 2021. Korbannya Zaenal Abidin (22) warga Jalan Ance Daeng Ngoyo, Kecamatan Panakukang," kata Edy sapaan akrab Kapolsek Manggala kepada KABAR.NEWS.


Disebutkan Edy, Empat terduga pelaku yang diamankan berinisial, A (16), IM (17), MR (17), dan IR (17) yang sehari-harinya bekerja sebagai pemulung. Dalam menjalankan aksinya, mereka membagi peran. 


Meski demikian, polisi menyebut ada dua orang terduga pelaku yang masih buron, yakni lelaki A dan AD.


"Salah satu yang DPO adalah pelaku utama yang membusur korban. Satu lagi yang mengancam. Untuk yang berhasil kita amankan, berperan menahan atau menghalau korban, selebihnya memantau situasi di sekitar tempat kejadian perkara," kata Kompol Supriady.


Adapun modus Pelaku dengan cara menggunakan Aplikasi MiChat dengan menggunakan foto profil perempuan dan selanjutnya memperdaya korban dengan maksud cash on delivery (COD) untuk BO.


"Setelah berkomunikasi dengan target atau korban, selanjutnya pelaku mengajak ketemuan di Jalan Inspeksi Kanal Bitowa, setelah bertemu para pelaku langsung melancarkan aksinya dengan maksud hendak mengambil hp milik korban," jelasnya.


"Saat ini, korban dirawat di RS Bhayangkara, sementara 4 orang pelaku telah kami amankan bersama barang bukti," tutup Edy.


Penulis: Syarif/B