Skip to main content

Kata Kandidat Bupati Pinrang soal Harta Rp8 Triliun di LHKPN KPK

Kandidat Bupati Kabupaten Pinrang Jamaluddin Jafar Jerre. Dan Data LHKPN KPK terkait harta Kandidat Bupati Pinrang yang telah disetorkan. (IST)

 

KABAR.NEWS, Jakarta – Kandidat Bupati Kabupaten Pinrang Jamaluddin Jafar Jerre angkat bicara soal harta kekayaan Rp8 Triliun lebih yang dimilikinya. Di mana, nama Jamaluddin masuk dalam calon terkaya dalam data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) seluruh kandidat Calon Kepala Daerah pada Pilkada Serentak 2018 yang dirilis situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kpk.go.id.

 

Update LHKPN KPK : LHKPN Kandidat Pilkada 2018 yang disetor ke KPK

 

Data tersebut mengungkap jika Jamaluddin Jafar mempunyai harta kekayaan mencapai Rp 8,358 Triliun lebih atau berjumlah Rp 8.358.947.929.645. Menurut Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Papua ini, data tersebut belum pasti kebenarannya.

 

BACA JUGA : Punya Harta Kekayaan Rp8 Triliun, Calon Bupati Pinrang ini Masuk Kandidat Terkaya

 

Sebab, ia berdalih data LHKPN yang telah disetorkan tim-nya ke KPK hanya berjumlah Rp8 Miliar saja.

 

“Enggak lah. Rp 8 miliar kali. Saya mungkin paling termiskin kali. Enggak lah salah itu. Saya kan sudah membagikan seluruh harta saya. Salah itu, Rp 8 triliun dari mana, jadi Gubernur aja lah kalau begitu,” kata Jamaluddin saat dikonfirmasi KABAR.NEWS melalui telepon selulernya, Jumat (12/1/2018) malam.

 

Jamaluddin yang dikenal dengan akronim Triple JJJ ini mengaku dirinya memang seorang pengusaha sebelum menjabat sebagai Legislator di Senayan. 

 

“Saya pengusaha, properti dan otomotif,” ujarnya.

 

Namun, terkait bisnis lain yang ia kelola Jamaluddin enggan merinci keseluruhan. Bahkan secara tegas ia kembali membantah data harta Rp8 Triliun yang dimilikinya dalam LHKPN KPK.

 

“Gak benar itu. Mungkin maksudnya staf saya Rp8 Miliar bukan Rp8 Triliun. Mohon diralat. Terima kasih laporan itu juga sudah diperbaiki staf saya,” kata Jamaluddin.

 

Diketahui, Jamaluddin merupakan putra asli kelahiran Kabupaten Pinrang. Namun, ia sukses sebagai pengusaha di Provinsi Papua. Selain itu, Jamaluddin juga melenggang ke Senayan sebagai legislator juga dari Dapil Papua. Jamaluddin mengaku memilih menjadi kandidat Bupati karena ingin membangun Tanah kelahirannya.

 

 

Pada Pilkada Kabupaten Pinrang 2018, telah ada empat pasang kandidat yang akan bertarung. Yakni, Abdul Latif-Usman Marham (Hanura-PPP-PBB-Nasdem-Golkar), Andi Irwan Hamid-Alimin (PKB-PDIP-Demokrat), dan Hamka Mahmud-Ahsan Wahid (jalur perseorangan). Jamaluddin yang berpasangan dengan Andi Sofyan Nawir sendiri menjadi kandidat keempat yang diusung tiga Parpol (PAN, PKS Gerindra). 

 

 

Dari empat Pasangan Calon yang telah resmi menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Pinrang. Baru dua yang menyerahkan data LHKPN mereka KPK. Selain nama Jamaluddin Jafar Jerre, juga ada nama  kandidat bupati Pinrang yang juga Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Latif. Harta kekayaan yang dilaporkan Abdul Latif sendiri mencapai Rp6, 727 Miliar atau Rp6.727.536.547.

 

Diberitakan sebelumnya, dari data yang diupdate KPK terkait laporan LHKPN kandidat Kepala Daerah di Pilkada serentak 2018, hingga Jumat (12/1/2018) pukul 15.59 WIB, baru sekitar 91 Persen kandidat baik Pasangan Calon Gubernur, Wali Kota hingga Bupati yang telah menyetorkan harta kekayaannya.

 

Data harta kekayaan tersebut, sebagian besar kandidat memiliki harta kekayaan mencapai Miliaran Rupiah. Namun, yang menarik dari data KPK ini, ada kandidat kepala daerah yang mempunyai harta kekayaan mencapai Rp 8,358 Triliun lebih.